Breaking News:

Wabah Virus Corona

Tes Usap Vagina untuk COVID-19 bagi Perempuan, Pegawai RS Pemerintah di India Dilaporkan ke Polisi

Ulah pegawai rumah sakit di India menipu pasien perempuan agar tes swab Vagina untuk COVID-19. Korban pun lapor polisi

Tes Usap Vagina untuk COVID-19 bagi Perempuan, Pegawai RS Pemerintah di India Dilaporkan ke Polisi
news.com.au
Ilustrasi.

TRIBUNJOGJA.COM, INDIA - Seorang pegawai sebuah rumah sakit pemerintah di India meminta seorang perempuan menjalani Tes Swab di vagina, untuk mengetahui lebih lanjut apakah positif tertular Virus Corona atau tidak. 

Perempuan karyawan pusat perbelanjaan itu kemudian baru menyadari bahwa tak ada tes usap untuk alat kelamin, sehingga langsung melaporkan pelaku ke polisi. 

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock/Kobkit Chamchod via kompas.com)

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (28/7/2020). Dikutip Tribun Jogja dari kompas.com, seorang pria di India dilaporkan ditahan atas tuduhan pemerkosaan, setelah melakukan Tes Swab untuk COVID-19 di vagina.

Dalam keterangan kepolisian, lelaki itu diidentifikasi bernama Alpesh Deshmukh, dan merupakan teknisi untuk laboratorium rumah sakit milik pemerintah.

Pejabat polisi di Kantor Badnera, Punjab Wanjari kepada IANS menerangkan, Deshmukh segera dikirimkan sebagai tahanan pengadilan.

"sejauh ini dia tidak mengajukan jaminan agar dibebaskan," jelas Opsir Wanjari seperti diberitakan Gulf News Jumat (31/7/2020).

Insiden itu terjadi pada Selasa (28/7/2020), ketika korban bermaksud melaksanakan tes COVID-19 di Laboratorium Pengujian Perawatan Trauma (TCTL) di RS Pemerintah Badnera.

Perempuan yang merupakan pegawai sebuah pusat perbelanjaan itu disebut berkontak dengan koleganya yang ternyata positif tertular Virus Corona.

Jadi bersama dengan 20 orang lainnya, dia dikirim ke TCTL di Amravati untuk mengetahui apakah dirinya tertular Virus Corona atau tidak.

Setelah pemeriksaan, Deshmukh memanggil korban dan memberi tahu dia positif, Sehingga dibutuhkan tes lebih lanjut melalui saluran kencing.

Halaman
12
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved