Yogyakarta

Semangat Harmoni Spiritual dan Sosial dalam Hari Raya Ibadah Kurban 2020

Keteladanan pengorbanan Nabi Ismail dan Ibrahim diharapkan menjadi spirit yang diutamakan dalam memaknai Hari Raya Haji 2020.

Istimewa
Penyerahan 10 ekor sapi kepada masyarakat oleh Anggota Komisi VI DPR RI F-Nasdem, Subardi. Penyerahan 10 ekor sapi itu merupakan wujud aspirasi masyarakat yang diperjuangkan oleh Subardi dengan menggandeng kementerian BUMN (PT waskita Karya). Kerja sama ini merupakan hubungan kemitraan yang kooperatif antara Komisi VI DPR dengan Kementerian BUMN. Hewan kurban dibagikan di 10 titik masing-masing di kabupaten Bantul dan Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM - Keteladanan pengorbanan Nabi Ismail dan Ibrahim diharapkan menjadi spirit yang diutamakan dalam memaknai Hari Raya Haji 2020.

Demikian Anggota Komisi VI DPR RI F-Nasdem, Subardi saat acara penyerahan hewan kurban kepada masyarakat di Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu sebanyak 10 ekor sapi dibagikan kepada masyarakat.

Penyerahan 10 ekor sapi itu merupakan wujud aspirasi masyarakat yang diperjuangkan oleh Subardi dengan menggandeng kementerian BUMN (PT waskita Karya).

Kerja sama ini merupakan hubungan kemitraan yang kooperatif antara Komisi VI DPR dengan Kementerian BUMN. Hewan kurban dibagikan di 10 titik masing-masing di kabupaten Bantul dan Sleman.

Selain kerja sama kemitraan, Ketua DPW Nasdem DIY itu juga menyerahkan beberapa hewan kurban di dusun Papringan, Caturtunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman.

Hukum Berpuasa di Hari Tasyrik Tanggal 11,12,13 Dzulhijjah, Begini Penjelasannya Menurut Syariat

Subardi mengajak masyarakat meneladani kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Teladan keduanya mengandung nilai sosial dan spiritual. Sementara hewan kurban adalah simbol memotong (mengalahkan) sifat-sifat binatang dalam diri manusia.

Subardi menuturkan, dalam dimensi sosial, kita harus senantiasa berbagi dan peduli kepada sesama.

Apalagi di masa pandemi Covid 19 banyak diantara kita yang membutuhkan. Sedangkan dimensi spiritual sebagai momentum memperbaiki hubungan manusia kepada Allah sang pencipta. Hakikat takwa yang dicontohkan nabi Ibrahim berjalan beriringan dengan pengorbanan.

"Spirit pengorbanan yang berlandaskan iman. Ada harmoni antara dimensi sosial dan spiritual. Itulah esensi dari perintah berkurban," ujarnya dalam rilis yang diterima, Jumat (31/7/2020).

Tiap ekor sapi yang diserahkan memiliki bobot lebih dari 1 kuintal. Dengan bobot itu, satu ekor sapi bisa dipotong menjadi 500 kantong daging.

Subardi berpesan agar pembagian hewan kurban diprioritaskan kepada masyarakat yang kesulitan akibat pandemi.

"Siapapun berhak menerima daging kurban, namun kita perlu utamakan mereka yang kesulitan, mereka yang kehilangan pekerjaan, atau mereka yang usahanya terhenti akibat Covid 19. Momentum ini kita tunjukkan solidaritas kepada sesama," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved