Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY : Isolasi Mandiri Tetap Perlu Dijalankan

Mereka yang datang dari zona merah perlu isolasi untuk memastikan tidak akan menularkan virus SARS-CoV-2 kepada keluarga maupun masyarakat.

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kenaikan kasus positif Covid-19 di DIY menyebar di dekat komunitas.

Meski awalnya kasus positif Covid-19 di DIY merupakan kasus impor namun lambat lain kasus impor yang terlanjur melakukan interaksi dengan masyarakat setempat membuat transmisi lokal terjadi dan kini telah meluas.

Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana mengatakan bahwa pencermatan yang telah dilakukan menemukan penyebaran kasus dekat dengan komunitas.

BREAKING NEWS : Tambah 64 Kasus Baru, Rekor Lonjakan Kasus Covid-19 di DIY

"Komunitas yang kemudian perlu menggerakkan kembali masyarakat untuk melakukan pendataan di lapangan atau pengawasan monitor kepada yang keluar masuk, terutama yang dari luar kota. Perlu dihidupkan lagi pendataan agar bisa dilakukan tindak lanjut seperti isolasi, masyarakat suruh mengawasi. Itu peran komunitas," ungkapnya belum lama ini.

Ia meminta kesadaran masyarakat yang telah melakukan perjalanan maupun bersinggungan dengan kontak kasus positif untuk tetap melakukan isolasi guna mencegah penyebaran yang kian masif.

"Itu bisa dilakukan kalau ada pengawasan. Seperti awal dulu, (masyarakat) perlu ambil peran," ungkapnya.

Rekor 64 Kasus Baru, Kematian Kasus Positif di DIY Naik

Selain itu Biwara mengatakan, ketika mudik Iduladha, mereka yang datang dari zona merah perlu isolasi untuk memastikan tidak akan menularkan virus SARS-CoV-2 kepada keluarga maupun masyarakat.

"Kalau di sana sudah rapid, bisa saja di jalan ketemu (tertular Covid-19). Itu (isolasi) untuk menghindari (penularan), imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa tidak ada larangan dari Pemda DIY untuk warga yang mudik. 

"Tapi bagaimana protokol transportasi perjalanan bisa diterapkan ketika mereka akan mudik. Kalau nggak bisa memenuhi, ya nggak usah mudik," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved