Bisnis

Permintaan Arang di Yogyakarta Meningkat saat Mendekati Iduladha

Permintaan arang di Yogyakarta mendekati perayaan Iduladha mengalami peningkatan. Seorang penjual arang, Yanto (70), di jalan R.E.Martadinata, Wirobra

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Penjual arang, Yanto (70), di jalan R.E.Martadinata, Wirobrajan, kota Yogyakarta sedang mempersiapkan pesanan arang untuk pelanggan pada Kamis (30/07/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja,Nanda Sagita Gintinh

TRBUNJOGJA.COM, YOGYA - Permintaan arang di Yogyakarta mendekati perayaan Iduladha mengalami peningkatan.

Seorang penjual arang, Yanto (70), di jalan R.E.Martadinata, Wirobrajan, kota Yogyakarta mengatakan, permintaan arang di tempatnya alami peningkatan.

"Permintaan arang terus meningkat. Biasanya paling hanya laku sebanyak 10 karung arang per harinya. Kini, meningkat dalam sehari bisa habis hingga 14 atau 15 karung arang," jelas Yanto kepada TRIBUNJOGJA.COM, pada Kamis (30/07/2020).

Adapun, arang didapatkan Yanto dari daerah Pacitan Jawa Timur.

Dimana khusus Iduladha ini, dirinya menyediakan arang hingga 100 karung.

Walikota Yogya Imbau Panitia Kurban Tak Gunakan Plastik untuk Distribusi Daging

Nantinya, setiap 1 karung arang akan dibagi ke 12 kantong plastik dengan ukuran masing-masing 1 kilogram atau 2 kilogram.

Arang yang sudah dimasukan ke dalam kantong plastik yang akan dipasarkan.

"Untuk harga arang yang ukuran sedang dihargai Rp5 ribu per kantong plastiknya. Sedangkan yang ukuran besar seharga Rp10 ribu per kantong plastiknya," jelas Yanto.

Biasanya arang pada masa Iduladha, kata Yanto, digunakan pembeli untuk memasak lontong dan sate.

Halaman
12
Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved