Tim PPK Sebut Sosialisasi Tol Yogyakarta-Bawen Pakai DED Lama, Warga Sempat Bingung

PPK dari Satker PJBH akui ada kesalahan print out terkait peta sosialisasi di Desa Margokaton, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman.

Dokumentasi Satker PPK PJBH Kemen PUPR
Potret satelit Trase Lama dan Trase Baru Tol Yogya-Bawen 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalur Bebas Hambatan (PJBH) akui ada kesalahan print out terkait peta sosialisasi di Desa Margokaton, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman.

Staff PPK Satker PJBH Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR) Destanto Vendy mengatakan, kekeliruan tersebut ada pada Detail Engineering Design (DED) yang telah disepakati.

Dalam DED awal, trase semula yang diajukan memang jauh berbeda.

Konstruksi tol semula melewati mata air yang berada di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Kemudian DED pertama itu dikonsultasikan kepada tim ahli.

Kekeliruan Peta Tol Yogyakarta-Bawen Clear, Dispertaru DIY Lanjut Sosialisasi Tirtoadi 4 Agustus

Setelah diperiksa dan diskusikan dengan warga, ada beberapa perubahan.

"Karena dulu pembangunan akan mengganggu mata air di Desa Bligo, kemudian di revisi," kata dia saat dihubungi Tribunjogja.com, Rabu (29/7/2020).

Menjelang sosialisasi, tim PPK melakukan kekeliruan dengan mencetak peta pada DED awal.

Dalam peta DED awal memang sedikit berbeda dengan DED yang terbaru.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved