Pakar Epidemiolog Sarankan Pemudik Iduladha Gunakan Kendaraan Sendiri

Bagi masyarakat yang tetap ingin mudik, ia mengimbau agar pemudik menggunakan kendaraan sendiri.

ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Iduladha 2020 akan diikuti dengan libur akhir pekan.

Sementara, di tengah kasus Covid-19 yang belum menurun, tidak ada pelarangan mudik di hari libur Iduladha sebagaimana Idulfitri lalu.

Hal ini cukup berisiko pada penyebaran Covid-19 antar daerah.

Menanggapi hal ini, pakar epidemiologi sekaligus Koordinator Tim Respons Covid-19 UGM, dr. Riris Andono Ahmad mengatakan risiko tersebut bergantung pada pola pikir masyarakat.

Selain Puasa, Amalan-Amalan Sunah Berikut Juga Baik Dilakukan Saat Bulan Dzulhijjah

Apakah memang Iduladha menjadi satu dari beberapa event untuk mudik musiman.

Sementara, dirinya berasumsi pergerakan pemudik Iduladha tak akan semasif momen Idulfitri.

“Saya tidak terlalu yakin karena biasanya, ini saya menggunakan asumsi ya, orang melakukan kurban di rumah masing-masing, tidak di kampung halaman. Kalau pun ada mobilitas tidak semasif Idulfitri,” jelasnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Selasa (28/7/2020).

Ia menambahkan, kita tidak bisa memungkiri bahwa selama ini juga ada mobilitas keluar-masuk DIY.

Maka, perlu dilakukan upaya mencegah orang yang positif Covid-19 untuk masuk ke DIY.

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved