Kekeliruan Peta Tol Yogyakarta-Bawen Clear, Dispertaru DIY Lanjut Sosialisasi Tirtoadi 4 Agustus

Dispertaru DIY menyikapi kekeliruan penyampaian sosialisasi rencana pengadaan tanah pembangunan tol Yogyakarta-Bawen di Desa Margokaton, Sleman.

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyikapi kekeliruan penyampaian sosialisasi rencana pengadaan tanah pembangunan tol Yogyakarta-Bawen di Desa Margokaton, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman.

Kepala Dispertaru DIY, Krido Suprayitno mengatakan, ada kekeliruan penyampaian peta untuk trase Yogyakarta-Bawen yang melintas di Desa Margakaton.

Kekeliruan itu lantaran tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas Yogyakarta-Bawen menyesuaikan kondisi fisik selokan mataram.

Sementara warga masyarakat menganggap terjadi perubahan jalur pada peta.

Gambar Desain Tol Yogyakarta-Bawen Keliru Warga Terdampak Sempat Bingung

Sebelumnya memang PPK pengadaan lahan ruas Yogyakarta-Bawen menyusun Detail Engineering Design (DED) pertama.

Setelah konsultasikan, terjadi perubahan DED.

Hasil yang disepakati menggunakan DED baru dengan acuan pembangunan mengikuti kontur fisik selokan mataram.  

"Sehingga konstruksi tol tersebut menyesuaikan. Tidak membingungkan karena tim PPK sudah memberi penjelasan ulang," katanya, Rabu (29/7/2020).

Krido melanjutkan, patokan jalur tol nantinya memang menyesuaikan kontur fisik selokan mataram.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved