Jawa

INOBEL I-STEM/STEAM Kota Magelang Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

INOBEL I-STEM/STEAM merupakan inovasi pembelajaran melalui Project Based Learning dengan pendekatan STEM/STEAM.

istimewa
INOBEL I-STEM/STEAM Kota Magelang Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 

TRIBUNJOGJA.COM  - INOBEL I-STEM/STEAM mengantarkan Kota Magelang meraih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).

Inovasi pada kategori pendidikan itu berhasil lolos setelah melalui seleksi Tim Panel Independen (TPI) terhadap Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 pada 29 Juni - 16 Juli 2020.

Adapun INOBEL I-STEM/STEAM telah dipresentasikan oleh Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina di hadapan TPI secara daring pada 20 Juli 2020 lalu.

"Kita bersyukur sekali mendapatkan penghargaan ini. Di tengah perjuangan menghadapi pandemi Covid-19, tetap ada semangat berinovasi, salah satunya INOBEL I-STEM/STEAM ini," kata Windarti, ditemui di kantornya, Selasa (28/7/2020).

Satpol PP Kota Magelang Tertibkan Puluhan Atribut Bakal Pasangan Calon Tak Berizin

Windarti memaparkan, INOBEL I-STEM/STEAM merupakan inovasi pembelajaran melalui Project Based Learning dengan pendekatan STEM/STEAM (Sains, Technology, Enggineering, Art, Mathematics).

Inovasi pembelajaran ini selaras dengan Bidang Pendidian yang akan dicapai pemerintah Kota Magelang yaitu pendidikan dan pengembangan SDM yang melek teknologi, dan dukungan penelitian, pengembangan karakter sosial budaya masyarakat.

"Sebagai komitmen Kota Magelang mewujudkan Kota Cerdas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Smart People. Untuk itulah pendidikan turut andil meningkatkan pelayanan publik melalui inovasi pembelajaran," ungkapnya.

Tujuan utama INOBEL I-STEM/STEAM adalah meningkatkan keterampilan 4C (critical thinking, creativity, collaborative, communicative) dan kemampuan kreativitas matematis siswa.

Inovasi ini juga mendorong jiwa empati dan kepeduliaan siswa terhadap lingkungan sekitar.

"Pengetahuan yang diperoleh siswa dalam proses pembelajaran dapat diaplikasikan untuk memecahkan masalah pada dunia nyata. Sehingga siswa tidak hanya sekadar belajar namun juga langsung menerapkan ilmu dari yang dipelajari," ucap Windarti.

Simulasi Pernikahan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Digelar di Kota Magelang

Ia mencontohkan pada pelajaran Matematika yang selama ini masih dianggap momok oleh para siswa.

Padahal Matematika memiliki peran sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang membangun dan meningkatkan
kemampuan berpikir kreatif bagi kehidupan di masa datang.

Dengan INOBEL I-STEM/STEAM menjadikan pembelajaran matematika dengan suasana yang berbeda, menantang, dan menyenangkan.

Harapannya dengan suasana pembelajaran seperti itu dapat menggugah semangat belajar dan kesukaan terhadap pelajaran matematika.

Pada kesempatan itu Windarti berpesan bahwa penghargaan bukan tujuan utama dalam sebuah inovasi, tetapi juga  bagaimana memanfaatkan teknologi untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved