Update Corona di DI Yogyakarta

Imbas Pandemi, Permintaan Jasa Laundry di Yogyakarta Turun hingga 65 Persen

Tekanan pandemi membuat sektor bisnis jasa penatu (laundry) pun ikut mengalami penurunan omzet.

istimewa
Exo Laundry alami penurunan omzet selama pandemi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tekanan pandemi membuat sektor bisnis jasa penatu (laundry) pun ikut mengalami penurunan omzet.

Satu diantaranya,  Exo Laundry, yang berlokasi di jalan Kaliurang KM.5, kota Yogyakarta.

Supervisor Exo Laundry, Rizky Baihaqi mengatakan, memang selama pandemi permintaan jasa laundry menurun hingga 65 persen.

"Sejak Maret 2020 lalu, perlahan mulai menurun permintaanya. Sebelum pandemi biasanya dalam sehari bisa melayani hampir 200 kilogram pakaian. Sekarang, rata-rata hanya sekitar 60 kilogram saja," jelasnya kepada TRIBUNJOGJA.COM, pada Rabu (29/07/2020).

Adapun pasar utama bisnis jasa yang dikelolanya ialah mahasiswa.

Omzet Bisnis Usaha Laundry di Yogyakarta Turun Selama Covid-19

BREAKING NEWS : Update Covid-19 di DIY 29 Juli 2020, Tambahan 15 Kasus dalam 3 Hari Berturut-turut

Sejak mahasiswa mulai meniadakan perkuliahan tatap muka, omzetnya pun kian merosot.

"Paling terasa pada awal April lalu. Saat mahasiswa pun sudah tak melakukan perkuliahan seperti biasa. Penurunannya semakin terasa," ujarnya.

Sementara itu, harga jasa pelayanannya dibanderol Rp6.800 tiap per kilogram pakaian.

Jasa yang disediakan, lanjut Rizky, tak hanya mencuci pakaian namun sekalian disetrika.

Dan, dapat diambil kembali oleh pelanggan sehari setelah  di laundry.

Meskipun sepi permintaan, Rizky memuturkan, jasa penatu yang dikelolanya tak pernah tutup. 

"Kami tetap beroperasi selama pandemi. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan, baik pada karyawan dan pelanggan," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved