Jawa
Petugas Cek Kesehatan Hewan Keluar Masuk Pasar di Magelang
Kepala UPT Puskeswan Kabupaten Magelang, drh Nibros Yekti Utami, mengatakan, pihaknya memeriksa hewan ternak yang ada di Pasar Hewan di Kabupaten Mage
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Hewan ternak di pasar hewan di Kabupaten Magelang diperiksa.
Ternak diperiksa secara fisik, dan ternak yang diperjualbelikan harus dalam kondisi sehat.
Kepala UPT Puskeswan Kabupaten Magelang, drh Nibros Yekti Utami, mengatakan, pihaknya memeriksa hewan ternak yang ada di Pasar Hewan di Kabupaten Magelang, termasuk di Pasar Muntilan.
Ternak yang masuk atau keluar, diperiksa secara umum, harus dalam keadaan sehat.
"Kalau di pasar, kita cek kesehatan. Kalau ternak mau berjalan keluar, kita sertakan surat kesehatan. Yang diperiksa secara umum. Fisik harus sehat. Dari fisik sudah kelihatan, kalau ada penyakit dari ternak," ujar Nibros, Selasa (28/7/2020).
• Sebagian Pedagang Ternak di Magelang Keluhkan Turunnya Penjualan Karena Pandemi
Retribusi yang ditarik adalah sebesar Rp 3.000 untuk parkir ternak dan Rp 3.000 bagi yang ingin memeriksakan kesehatan ternak.
Surat kesehatan ini memang perlu untuk ternak tujuan luar daerah, karena ternak akan diperiksa di pos pemeriksaan hewan.
Kurang lebih ada sekitar 800 ekor sapi besar dan kecil, 700 ekor kambing, yang masuk ke pasar Muntilan, Selasa (28/7/2020) ini.
Kebanyakan mereka dari Kabupaten Magelang, dan ada juga dari luar kota seperti DIY.
"Aktivitas pasar, termasuk ramai kali ini. Karena Covid-19 ini, kita sempat tutup satu bulan, jadi agak menurun, dan ini baru stabil. Kita tutup sebulan saat Maret 2020 saja," tutur Nibros.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/petugas-kesehatan-memeriksa-hewan-ternak-di-pasar-hewan-muntilan.jpg)