Breaking News:

Pendidikan

Banyak TK Swasta Belum Penuhi Kuota Murid, Ini Harapan IGTKI-PGRI Yogyakarta

Banyaknya TK atau PAUD yang tak mampu penuhi kuota murid memunculkan kekhawatiran bagi IGTKI-PGRI Kota Yogyakarta.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Di masa pandemi, semakin banyak lembaga Taman Kanak-Kanak (TK) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tidak mampu memenuhi kuota murid di sekolahnya.

Hal ini memberi kekhawatiran tersendiri bagi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kota Yogyakarta.

Ketua IGTKI-PGRI Kota Yogyakarta, Titi Nugraini mengatakan hingga saat ini masih banyak TK swasta yang kekurangan murid.

Namun, ia mengaku belum memiliki data pasti mengenai TK swasta yang kekurangan murid dari total 215 TK swasta yang ada di Kota Yogyakarta.

Masih Ada Satu TK Negeri di Kota Yogyakarta Belum Penuhi Kuota Siswa

Sementara, untuk TK Negeri (TKN) hanya tinggal satu TKN dari enam TKN di Kota Yogyakarta yang belum memenuhi kuota siswanya.

Kondisi tersebut membuat para guru TK harus memutar otak.

“Di swasta memang rata-rata ada yang mengambil kebijakan pengurangan kelas. Atau ada kelas yang tidak diparalelkan (hanya membuat satu rombongan belajar), sehingga tidak ada persoalan,” tutur Titi saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (23/7/2020).

Selain itu, lanjut Titi, ada pula TK dengan murid yang masih kurang, tetapi tetap melaksanakan proses belajar seadanya sambil menunggu peserta baru yang mendaftar.

Menurutnya, seorang guru TK yang mengajar kurang dari 15 murid tidak bisa mendapatkan sertifikasi atau tunjangan profesi jika TK tersebut memiliki rombongan belajar lebih dari satu.

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved