Bisnis

Kanwil DJP DIY Informasikan Perpanjangan Insentif Pajak bagi Wajib Pajak hingga Desember 2020

Hal ini lantaran pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir dan melihat perkembangan kondisi di lapangan yang sampai saat ini juga belum dit

wsj.com
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak DIY melalui akun Instagramnya menginformasikan bahwa pemerintah memperbarui dan memperpanjang insentif pajak bagi wajib pajak sampai dengan Desember 2020 melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 86/PMK.03/2020.

Hal ini lantaran pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir dan melihat perkembangan kondisi di lapangan yang sampai saat ini juga belum ditemukan vaksinnya.

Oleh sebab itu, pemerintah hadir kepada masyarakat dengan memberikan salah satunya insentif pajak.

Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil DJP DIY Mohammad Fuad mengatakan, ketentuan mengenai pemberian insentif pajak bagi wajib pajak yang terdampak Covid-19 sebelumnya telah diatur dalam PMK-44/PMK.03/2020.

Nilai Pembebasan Denda Pajak di DIY Capai Rp20 Miliar

Namun, memperhatikan perkembangan kondisi perekonomian saat ini dengan semakin meluasnya pandemi Covid-19, perlu dilakukan perluasan sektor yang akan diberikan insentif perpajakan selama masa Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Oleh karena itu, pemerintah memperbarui dan memperpanjang kebijakan pemberian insentif hingga Desember 2020.

Adapun insentif pajak tersebut diantaranya PPh pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP), PPh UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP), Pembebasan PPh Pasal 22 Impor, Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25 sebesar 30% dan Pengembalian Pendahuluan PPN.

"Namun tambahannya terletak pada jumlah wajib pajak di bidang usahanya atau KLU nya," tuturnya melalui live Instagram dalam acara kelas pajak online Selasa (21/7/2020).

Pada PPh pasal 21 DTP menjadi 1.189 KLU dari yang semula 1.062 KLU, Pembebasan PPh Pasal 22 Impor menjadi 721 KLU dari 431 KLU, Pengurangan Angsuran PPh pasal 25 sebesar 30% menjadi 1.013 KLU dari 846 KLU dan Pengembalian Pendahuluan PPN menjadi 716 KLU dari 431 KLU.

Halaman
12
Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved