Breaking News:

Alasan Pemilihan Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac China untuk Diuji Klinis di Indonesia

Direktur PT Bio Farma, Honesti Basyir, mengungkapkan alasan dibalik pemilihan vaksin Covid-19 buatan China tersebut.

Editor: Muhammad Fatoni
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Indonesia telah resmi mendatangkan kandidat vaksin Covid-19 dari Sinovac, China, untuk dilakukan uji klinis di tanah air.

Rencananya, uji klinis calon vaksin Sinovac China ini bakal dilakukan pada awal Agustus mendatang. 

Direktur PT Bio Farma, Honesti Basyir, mengungkapkan alasan dibalik pemilihan vaksin Covid-19 buatan China tersebut.

Basyir mengungkapkan alasan Indonesia memilih vaksin dari perusahaan China, Sinovac.

Selain Sinovac dari China, Indonesia Juga Akan Datangkan Kandidat Vaksin Covid-19 dari Inggris

1620 Orang di Kota Bandung jadi Relawan Uji Klinis, Akan Disuntik Vaksin Virus Corona Dua Kali

Menurut dia, vaksin Sinovac dipilih karena pengembangannya berlangsung cepat.

Honesti menjelaskan, semua vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di seluruh dunia akan melalui tahapan uji praklinis, uji klinis fase 1, fase 2, dan fase 3 sebelum mendapatkan ijin edar dari regulator masing-masing negara.

Menurut dia, saat ini rata-rata perusahaan produsen vaksin dunia baru mencapai tahap uji praklinis ataupun uji klinis fase 1. Namun, Sinovac sudah menyelesaikan uji klinis fase 2.

" Vaksin dari Sinovac termasuk yang paling cepat pengembangannya, saat ini sudah selesai uji klinis tahap 2 dan akan berlanjut ke uji klinis tahap 3," kata Honesti kepada Kompas.com, Rabu (22/7/2020).

Seorang insinyur melihat sel-sel ginjal monyet ketika dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech sedang melakukan satu dari lima uji klinis vaksin potensial yang telah disahkan di Cina
Seorang insinyur melihat sel-sel ginjal monyet ketika dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech sedang melakukan satu dari lima uji klinis vaksin potensial yang telah disahkan di Cina (NICOLAS ASFOURI / AFP)

Di sisi lain, Honesti menegaskan bahwa Indonesia juga membutuhkan akses cepat terhadap ketersediaan vaksin.

Sebab, saat ini puluhan juta rakyat harus keluar rumah tiap hari untuk mencari nafkah dan mereka berisiko besar terpapar virus corona.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved