PSS Sleman Berharap Ada Subsidi Bagi Klub untuk Laksanakan Tes PCR Covid-19

Hempri juga mengatakan jajaran direksi dan manajemen PSS Sleman bakal menggelar rapat pada pekan ini.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSS Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman berharap kontestan Liga 1 menerima subsidi terkait pelaksanaan tes PCR atau swab test, yang merupakan syarat dalam melanjutkan Liga 1 2020 yang kick off pada 1 Oktober mendatang.

Harapan itu disampaikan klub berlogo candi karena mengingat mahalnya biasa tes PCR tersebut.

Sedangkan, untuk saat ini klub-klub di Liga 1 sedang mengalami penurunan pemasukan akibat liga terhenti sejak empat bulan yang lalu.

Tak hanya itu, saat liga kembali bergulirpun klub-klub Liga 1 juga tidak akan mendapat pemasukan secara maksimal lantaran kompetisi dilanjutkan tanpa penonton.

Hal ini jelas mengurangi pemasukan klub-klub dari tiket pertandingan.

"Kalau semua tes pcr dibebankan ke klub memamg agak berat ya. Seharusnya juga ada subsidi soal tes pcr ini, tidak hanya rapid test," ujar Direktur Operasional PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Hempri Suyatna, pada Tribunjogja.com, Minggu (19/7/2020).

"Sebab tes PCR ini kan paling murah berkisar 1,4 jutaan per orang saat ini," tambahnya.

Di sisi lain, Hempri juga mengatakan jajaran direksi dan manajemen PSS Sleman bakal menggelar rapat pada pekan ini.

Rapat itu, untuk membahas hasil manajer meeting klub Liga 1 dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang berlangsung secara virtual pada Jumat (17/7/2020) lalu.

"Iya kita akan rapat dan koordinasi internal dalam minggu ini sambil nunggu keputusan final LIB," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pada manajer meeting klub Liga 1 dengan PT LIB itu, terdapat delapan poin kesepakatan.

Seperti, Liga 1 2020 akan kembali bergulir 1 Oktober 2020 - 28 Februari 2021

Klub harus diperkuat minimal dua pemain U-21. Terkait mekanisme akan diberikan secepatnya kepada setiap klub.

Klub dari luar Pulau Jawa akan berkandang di Pulau Jawa.

Format kompetisi akan melanjutkan Liga 1 2020 dan tidak adanya degradasi untuk musim ini.

Selain itu, juga ada lima pergantian pemain untuk setiap tim dalam satu pertandingan

Hingga, klub melakukan tes PCR sebelum kompetisi dan rapid tes setiap 14 hari selama kompetisi dan PT LIB melakukan rapid tes H-1 matchday. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved