UPDATE Jumlah Pasien Virus Corona Dunia, Indonesia Peringkat 26 Persis di Bawah China

Pasien Virus Corona tercatat sudah menjangkiti sebanyak 13.923.078 di seluruh dunia hingga Jumat (17/7/2020).

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
worldometers.info
Laman worldometers.info Jumat (17/7/2020) 

TRIBUNjogja.com -- Pasien Virus Corona tercatat sudah menjangkiti sebanyak 13.923.078 di seluruh dunia hingga Jumat (17/7/2020).

Dari semua itu ada sebanyak 8.264.881 kasus berhasil sembuh dan mencatatkan sebanyak 591.774 meninggal dunia.

Berikut peringkat 30 besar negara terbanyak terjangkit virus corona dirangkum Tribunjogja.com dari worldometers :

1 USA 3,682,514
2 Brazil 2,014,738
3 India 1,005,637
4 Russia 752,797
5 Peru 341,586
6 South Africa 324,221
7 Chile 323,698
8 Mexico 317,635
9 Spain 305,935
10 UK 292,552

11 Iran 267,061
12 Pakistan 257,914
13 Italy 243,736
14 Saudi Arabia 243,238
15 Turkey 216,873
16 Germany 201,832
17 Bangladesh 196,323
18 France 173,838
19 Colombia 173,206
20 Argentina 114,783

21 Canada 109,264
22 Qatar 105,477
23 Iraq 86,148
24 Egypt 85,771
25 China 83,612

26 Indonesia 81,668
27 Sweden 76,877
28 Ecuador 71,365
29 Belarus 65,623
30 Kazakhstan 65,188

Peta Dunia
Peta Dunia (google earth)

Sementara rilis Gugus Covid-19 pemerintah pusat menyebutkan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per Kamis (16/7/2020) totalnya menjadi 81.668 setelah ada penambahan sebanyak 1.574 orang.

Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 40.345 setelah ada penambahan sebanyak 1.295 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 3.873 dengan penambahan 76.

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 23.947 pada hari sebelumnya, Rabu (15/7) dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 1.146.794. Adapun uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 161 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 117 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 303 lab.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 12.156 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 669.881. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.574 dan negatif 10.582 sehingga secara akumulasi menjadi positif 81.668 dan negatif 588.143.

“Kita dapatkan kasus baru sebanyak 1.574 orang. Sehingga total kasus sekarang menjadi 81.668,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (16/7).

Menurut Yuri, angka ini tidak tersebar merata di seluruh Indonesia, melainkan ada beberapa wilayah yang memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi, namun ada beberapa yang tidak sama sekali melaporkan adanya penambahan kasus positif.

"DKI Jakarta hari ini melaporkan ada 312 kasus baru, dan 134 sembuh. Kemudian Jawa Tengah melaporkan 214 kasus baru, dan 80 sembuh. Jawa Timur melaporkan 179 kasus baru, dan 444 sembuh,” kata Yuri.

"Sulawesi Selatan, 178 kasus baru, dan 211 sembuh. Kalimantan Selatan, 133 kasus baru, dan 66 sembuh. Kemudian Bali, 112 kasus baru, dan 106 sembuh,” imbuhnya.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari Jawa Timur 17.574, DKI Jakarta 15.636, Sulawesi Selatan 7.630, Jawa Tengah 6.128 dan Jawa Barat 5.350.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 9.855 disusul Jawa Timur sebanyak 7.926, Sulawesi Selatan 3.486, Jawa Tengah 2.195, Jawa Barat 2.102 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 40.345 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 140 kasus, Bali 2.533 kasus, Banten 1.629 kasus, Bangka Belitung 175 kasus, Bengkulu 171 kasus, Yogyakarta 404 kasus.

Selanjutnya di Jambi 125 kasus, Kalimantan Barat 359 kasus, Kalimantan Timur 780 kasus, Kalimantan Tengah 1.266 kasus, Kalimantan Selatan 4.621 kasus, dan Kalimantan Utara 215 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 341 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.650 kasus, Sumatera Selatan 2.832 kasus, Sumatera Barat 806 kasus, Sulawesi Utara 1.769 kasus, Sumatera Utara 2.693 kasus, dan Sulawesi Tenggara 540 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 195 kasus, Lampung 219 kasus, Riau 251 kasus, Maluku Utara 1.221 kasus, Maluku 926 kasus, Papua Barat 296 kasus, Papua 2.478 kasus, Sulawesi Barat 154 kasus, Nusa Tenggara Timur 121 kasus dan Gorontalo 416 kasus serta dalam proses verifikasi ada 24.

Total untuk jumlah suspek yang masih dipantau ada sebanyak 46.727. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 461 kabupaten/kota di Tanah Air.

Kasus Daerah Istimewa Yogyakarta

Tugu Pal Putih Yogyakarta
Tugu Pal Putih Yogyakarta (Tribunjogja.com | Hasan Sakri)

Total pasien COvid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi 404 kasus pada Kamis 16 Juli 2020.

Artinya ada 8 kasus baru Covid-19 dari pemeriksaan 784 sampel di lab yang ada di DIY.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan kasus baru tercatat sebagai kasus 400-407.

1. Kasus 400 perempuan usia 36 tahun warga Sleman riwayat kontak kasus 325.

2. kasus 401 adalah perempuan usia 33 tahun warga Sleman riwayat dalam penelusuran

3. kasus 402 laki-laki usia 33 tahun warga Bantul riwayat skrining Dinkes Bantul

4. kasus 403 perempuan usia 29 tahun warga Gunungkidul riwayat karyawan klinik swasta.

5. Kasus 404 perempuan usia 54 tahun warga Gunungkidul riwayat keluarga kasus 403

6. Kasus 405 yakni laki-laki usia 43 tahun warga Bantul riwayat dari Semarang

7. Kasus 406 perempuan usia 30 tahun warga Jawa Barat riwayat dari Bandung, dan

8. Kasus 407 laki-laki usia 39 tahun warga Sleman riwayat dari Arab Saudi.

"Kasus 406 tidak ada domisili di DIY, dia ke DIY untuk mengikuti seleksi pekerjaan. Kemudian untuk kasus 407 adalah pekerja migran indonesia yang pulang lalu dilakukan skrining, skrining tanggal 11 Juli," urai Berty Murtiningsih.

Sehari sebelumnya Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan 9 kasus baru Covid-19 pada 15 Juli 2020 dari hasil pemeriksaan sebanyak 470 sampel di lab.

Penambahan sembilan kasus tersebut membuat jumlah kasus positif di DIY menjadi 396 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan bahwa kesembilan kasus baru tercatat sebagai kasus 391-399, Rabu (15/7/2020).

Berikut Riwayatnya

1. Kasus 391 perempuan usia 30 tahun warga Sleman riwayat dari Madura

2. Kasus 392 perempuan usia 40 tahun warga Bantul riwayat dari rapid test massal pasar.

3. Kasus 393 perempuan usia 42 tahun warga Bantul riwayat skrining Dinkes Bantul dari Solo

4. Kasus 394 laki-laki usia 27 tahun warga Bantul riwayat skrining Dinkes Bantul.

5. Kasus 395 laki-laki usia 77 tahun warga Kota Yogya riwayat dari Palembang

6. Kasus 396 laki-laki usia 36 tahun warga Bantul riwayat dari Sulawesi

7. Kasus 397 perempuan usia 32 tahun warga Kulonprogo

8. Kasus 398 laki-laki usia 1 tahun warga Kulonprogo dan

9. Kasus 399 laki-laki usia 26 tahun warga Kulonprogo.

Sementara data laporan kesembuhan kasus positif di DIY bertambah 4 kasus sehingga total kasus sembuh di DIY menjadi 313 kasus.

Keempat kasus sembuh tersebut adalah kasus 286 laki-laki usia 50 tahun warga Kulonprogo, kasus 301 laki-laki usia 50 tahun warga Sleman, kasus 373 laki-laki usia 16 tahun warga Bantul, kasus 368 perempuan usia 60 tahun warga Kulonprogo.

Laporan konfirmasi kasus Covid-19 di DIY per 16 Juli 2020 adalah total PDP sebanyak 2.072 orang di mana 109 orang masih menjalani perawatan.

Berdasarkan hasil lab, 404 orang dinyatakan positif (313 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia), 1.525 orang dinyatakan negatif, dan masih menunggu hasil lab sebanyak 143 orang (27 orang meninggal dunia).

Sementara itu, total ODP yang tersebar di seluruh DIY yakni 8.092 orang. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved