Breaking News:

Terkait Sengketa Aset Pemkot Magelang dan Akademi TNI, Ini Kata Ganjar Pranowo

Ganjar mengatakan, semua dapat mengurus Covid-19 terlebih dahulu. Kedua, persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat diwawancarai seusai rapat penanganan Covid-19 bersama Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda Kota Magelang di Kantor Pemkot Magelang, Kamis (16/7/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengaku telah berkomunikasi dengan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian terkait permasalahan aset antara Pemkot Magelang dan Akademi TNI

Ia berharap agar semua fokus penanganan Covid-19. Begitu juga dengan Pilkada.

"Masalah aset sudah oke. Pak Wali Kota Magelang sudah menyampaikan. Saya sudah bicara dengan panglima, saya sudah bicara dengan Mendagri," kata Ganjar, Kamis (16/7/2020), seusai rapat perkembangan penanganan Covid-19 dengan Wali Kota Magelang di Pemkot Magelang.

Ganjar mengatakan, semua dapat mengurus Covid-19 terlebih dahulu. Kedua, persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Soal aset, sementara dapat ditahan dulu.

Selanjutnya, Panglima TNI dan Mendagri akan berbicara soal permasalahan itu.

Daerah dalam hal ini Provinsi Jawa Tengah dan Pemkot Magelang tinggal mengikuti saja. Daerah akan menyiapkan.

"Satu, semua mengurus covid-19 dulu. Dua, mau ada Pilkada siapkan dulu. Tak usah, bicara ini (aset). Biar nanti antara Panglima dan Mendagri mau bicara. Kita ikut aja. Kita nyiapin aja dari daerah," tutur Ganjar.

Sementara Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, mengatakan masalah aset antara Pemkot Magelang dan Akademi TNI sudah dihandle oleh Panglima TNI dan Menteri Dalam Negeri. Komunikasi antar keduanya juga sudah dilakukan.

"(Pendampingan dari Provinsi Jateng) Luar biasa, saya kira sudah jelas. Dihandle Panglima TNI dan Mendagri. Sudah berkomunikasi juga. Tadi Gubernur sudah menyampaikan, kita baru fokus menangani Covid-19, pilkada dan menghitung anggaran," kata Sigit.

Lanjut Sigit, saat ini semua masih fokus untuk menangani masalah Covid-19. Kota Magelang sudah mulai zona hijau dan tidak ada penambahan kasus selama sebulan terakhir. Wisata juga mulai dibuka kembali.

"Tadi sudah disampaikan bahwa kita baru fokus menangani Covid, Pilkada dan menghitung anggaran. Fokusnya masalah Covid. Alhamdulillah kita sudah ke zona hijau. Sudah sebulan ini tidak ada, maka kita pertahankan. Barier sudah kita buka, wisata buka. kyai langgeng sudah, minggu depan Gunung Tidar," kata Sigit. (*)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved