Bisnis

Disperindag DIY Perpanjang Registrasi REX System bagi Eksportir di Yogyakarta hingga Desember 2020

REX system merupakan pemberlakuan sertifikasi mandiri pada implementasi sistem eksportir teregistrasi dalam skema tarif preferensial umum di Eropa.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY akan memperpanjang Registered Exporter (REX) System hingga Desember 2020 mendatang.

REX system merupakan pemberlakuan  sertifikasi mandiri pada implementasi sistem eksportir teregistrasi (ER) dalam skema tarif preferensial umum di kawasan Uni Eropa  atau (Registered Exporter Generalized System of Preferences European Union/REX GSP EU) yang mulai diberlakukan pada per 1 Januari 2020.

Kepala Seksi Fasilitasi Ekspor dan Impor, Disperindag DIY, Theresia Sumartini mengatakan, perpanjangan registrasi REX System dilakukan untuk memberi kesempatan bagi pelaku eksportir yang belum melakukan registrasi.

Perkembangan Ekspor dan Impor DIY pada Mei 2020

"Sebenarnya kan pembukaan REX System  pada awal Januari dan berakhir pada Juni 2020. Namun, mengingat situasi yang tidak mendukung (adanya pandemi) . Maka, diambillah kebijakan untuk memperpanjang registrasi hingga Akhir Desember nanti," jelasnya kepada TRIBUNJOGJA.COM, pada Kamis (16/07/2020).

Dengan adanya REX System, lanjut Theresia, akan memudahkan para eksportir yang ingin mengekspor barang atau produknya ke pasar Eropa karena tak perlu lagi mendatangi instansi penerbit surat keterangan asli (IPSKA) ke Disperindag DIY.

Jadi, para eksportir hanya melakukan registrasi secara daring melalui website registrasi REX System, dan dapat mendeklarasikan produknya sendiri.

"Adanya REX System ini mempermudah sekaligus mempercepat proses registrasi produk yang ingin diekspor. Sebelumnya kan, masih menggunakan surat keterangan asal Form A (SKA Form A), di mana formulirnya harus diambil terlebih dahulu ke IPSKA," terangnya.

BREAKING NEWS : Hari Ini Kasus Baru Covid-19 di DIY Tambah 8 Orang, Total jadi 404

Untuk sekarang, dengan REX System, tak perlu lagi memakai form karena semuanya sudah berbentuk digital.

Hingga Juli ini, sudah ada 72 perusahan di daerah Yogyakarta yang teregistrasi di REX System dari total sekitar 100 perusahaan.

Namun, untuk mendaftarkan atau registrasi ke REX System, para pelaku eksportir diwajibkan sudah terdaftar di ISPKA.

Setelah itu, pelaku eksportir harus memiliki  legalitas seperti, surat keterangan Rules of Origin (ROO) dan surat bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terkait produk yang akan di pasarkan.

"Dengan sudah registrasinya pelaku di REX System akan memberikan keuntungan berupa tarif preferensi atau keringanan pembayaran pajak, ketika mengekspor produknya ke negara lain, terutama kawasan Eropa," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved