Breaking News:

Lifestyle

Waktu Terbaik Berikan Madu ke Bayi

Pemberian madu untuk bayi berisiko memicu gangguan saraf, komplikasi, sampai berdampak fatal pada si kecil.

Editor: Ari Nugroho
medicalnewstoday.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Kendati bernutrisi dan bisa bisa meningkatkan nafsu makan anak, pemberian madu bagi si kecil tak boleh asal-asalan.

Pemberian madu untuk bayi berisiko memicu gangguan saraf, komplikasi, sampai berdampak fatal pada si kecil.

Kapan madu boleh diberikan pada bayi?

Dilansir Firstcry Parenting, pemberian madu pada anak butuh waktu yang tepat.

Pasalnya, sejumlah madu mengandung spora bakteri Clostridium botulinum.

Zat ini bisa memicu keracunan makanan langka pada bayi bernama botulisme.

Botulisme adalah kondisi yang menyebabkan otot lemah dan masalah pernapasan akut pada bayi.

Gejala penyakit yang menyerang saraf ini bisa muncul sekitar delapan sampai 36 jam sejak bayi diberi madu.

Beberapa tanda botulisme di antaranya lesu, kurang nafsu makan atau menyusu, lemah otot, sembelit, sampai sesak napas.

Anda Menderita Akibat Asma? Cobalah Minum Madu Sebelum Tidur

Bakteri botulinum banyak ditemukan di tanah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved