OPINI

Food Estate dan Peluang Perbaikan Distribusi Pangan

Program food estate di Kalimantan Tengah yang rencananya akan dibangun dalam kurun tahun 2020 – 2022 ini harus dikawal sebaik-baiknya

Editor: Muhammad Fatoni
istimewa/dok.pribadi
Dian Yuanita W 

Akar permasalahan tingginya disparitas harga antar daerah tidak lain karena tingginya biaya distribusi.

Merujuk pada kasus di atas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah selama ini sangat bergantung pada Pelabuhan Banjarmasin di Kalimantan Selatan.

Sebutlah pengiriman beras dari sentra produksi di Jawa Timur harus melewati rute Surabaya-Banjarmasin-Palangkaraya, sebuah rute pengiriman yang cukup panjang.

Kembali pada aspek ketahanan pangan, secara ketersediaan, program food estate digadang-gadang akan menghasilkan produktivitas pangan yang tinggi.

Jika pengelolaan dilakukan dengan baik dan berkelanjutan, maka sebenarnya food estate bisa menjadi hub pangan regional yang akan menekan ketergantungan suplai pangan suatu daerah dari daerah lain.

Secara konsumsi, target konsumen food estate sudah jelas yaitu prioritas penduduk di daerah tersebut.

Apabila terjadi surplus hasil food estate dapat dikirimkan ke daerah yang membutuhkan atau masuk ke pasar ekspor.

Berikutnya secara distribusi, inilah yang vital untuk dikaji.

Program food estate sangat berpeluang dalam menciptakan perbaikan distribusi pangan.

Seperti yang telah dikemukakan di awal bahwa food estate akan mendekatkan titik produksi dan konsumsi dalam suatu daerah, maka proyeksi yang diharapkan adalah food estate dapat meningkatkan efisiensi distribusi pangan baik secara biaya maupun waktu.

Jika secara biaya lebih efisien maka harga yang diterima konsumen menjadi lebih rendah, disparitas harga pangan secara nasional pun tidak terlalu tinggi.

Begitu pula jika secara waktu lebih efisien, maka akan meminimalkan risiko kerusakan pangan (food losses) karena produk sampai ke konsumen dalam waktu yang lebih cepat.

Untuk mencapai hal tersebut, tentunya sangat penting untuk mengetahui rute paling efisien serta membangun sarana dan infrastruktur yang menunjang konektivitas.

Program food estate di Kalimantan Tengah yang rencananya akan dibangun dalam kurun tahun 2020 – 2022 ini harus dikawal sebaik-baiknya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved