Breaking News:

Jawa

Bupati Klaten Sri Mulyani Meraih Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana 2020

Manggala Karya Kencana diberikan BKKBN kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi dan mendukung program KKBPK atau program Bangga Kencana.

istimewa
Bupati Klaten Sri Mulyani Meraih Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana 2020 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemkab Klaten di bawah kepemimpinan Sri Mulyani berhasil meraih Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2020 di Bidang Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Bangga Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).  

Hal ini berdasarkan terbitnya surat Kepala BKKBN Nomor 491/I/TU.06/G2/2020 tertanggal 29 Juni 2020, Sri Mulyani ditetapkan sebagai penerima Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2020.

Kemudian, penyematan tanda penghargaan tersebut nantinya akan dilakukan oleh BKKBN.

UPDATE Virus Corona Kabupaten Klaten, Pasien Positif Tambah 2 Orang, Ini Riwayatnya

“Bupati Klaten Sri Mulyani merupakan sosok figur kepala daerah yang memiliki kepedulian dan berkomitmen sungguh-sungguh terhadap program KKBPK Bangga Kencana di Kabupaten Klaten,” terang Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Klaten M Nasir saat ditemui di kantornya, Rabu (15/7/20/20).

Pihaknya menambahkan, bahwa tanda penghargaan Manggala Karya Kencana diberikan oleh BKKBN kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi dan mendukung program KKBPK atau program Bangga Kencana.

Dalam surat tersebut, Sri Mulyani merupakan satu di antara 4 kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah yang memperoleh tanda penghargaan tersebut. 

Beberapa kepala daerah lainnya antara lain Wali Kota Surakarta, Bupati Pekalongan, dan Bupati Cilacap. 

Warga Klaten Dipastikan Terima BLT Dana Desa Enam Kali, Ini Besarannya

Selain itu, penghargaan turut diraih oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Surakarta.

Ada beberapa indikator penilaian yang digunakan, terangnya, yaitu syarat administrasi, aspek komitmen, dan capaian kinerja.

Dari beberapa indikator tersebut capaian kinerja menjadi penyumbang poin penilaian terbanyak, sehingga poin penilaian akhir mencapai lebih dari 80%.

“Salah satu komponen yang mendukung dalam penilaan ini adalah capaian kinerja program pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten Klaten pada masa kepemimpinannya,” ujarnya. (*/TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved