Breaking News:

Delapan Atlet Panjat Tebing DIY Berebut Tiga Slot ke PON Papua 2021

Delapan Atlet Panjat Tebing DIY Bersaing Berebut Tiga Slot ke PON Papua 2021

TRIBUNJOGJA.COM / Angga Purnama
Seto, atlet baru Pelatnas Panjat Tebing asal Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak delapan atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) DIY tengah diseleksi untuk menghadapi PON Papua 2021 mendatang.

Sebab, dari delapan atlet, hanya ada kuota tiga atlet yang dikirimkan ke ajang multievent terbesar di Tanah Air ini.

Sekretaris Umum Pengda Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DIY, Topan Faizal Rizal, mengatakan, saat ini ada empat atlet putra dan empat atlet putri yang masuk dalam program Puslatda PON DIY.

Mereka ialah Seto, Fari, Andika, Surya Agung Pangestu. Sedangkan untuk atlet putri terdiri dari Rahma Yuna Fadila, Amelia Wida Aristya, Dyah Puspita Ningtyas dan Sukma Lintang Cahyaning.

Dari kedelapan atlet tersebut, hanya tiga atlet yang lolos menuju PON sesuai hasil saat Pra-PON di Jawa Timur tahun 2019 lalu yakni, Rahma Yuna Fadila, Dyah Puspita Ningtyas dan Sukma Lintang Cahyaning.

"Kami akan pantau terus 8 atlet ini. Kalau dari surat keputusan (SK) Pengda FPTI DIY, 8 atlet ini kami masukkan. Namun dari KONI DIY hanya tiga atlet yang masuk Puslatda.

Jadi nanti untuk 3 atlet yang sudah lolos Pra-PON itu masih terdapat kemungkinan untuk diganti dengan atlet lain. Tergantung bagaimana perkembangan terakhir," ujar Topan, Selasa (14/7/2020).

Hadapi Liga 1 2020, Pelatih Fisik PSS Sleman : Butuh 8 Pekan untuk Kembalikan Kebugaran Fisik Pemain

Maguwoharjo Dipilih Borneo FC dan Persiraja jadi Home Base Liga 1 2020, Ini Tanggapan PSS Sleman

Lebih lanjut Topan mengatakan, kedelapan atlet ini tetap menjalani latihan rutin selama pandemi Covid-19.

Dalam seminggu, para atlet tiga kali menjalani latihan rutin di papan panjat SMAN 3 Yogyakarta.

Meski begitu, diakui Topan proses latihan tidak dapat berjalan maksimal. Sebab, papan panjat di SMAN 3 Yogyakarta merupakan papan nomor boulder dan lead. Sementara atlet Puslatda PON DIY lolos pada nomor speed.

"Jadi memang idealnya tetap berlatih di Stadion Mandala Krida tapi menunggu untuk dibuka," ujar Topan.

Mengenai target yang dipatok pada ajang PON 2021 mendatang, FPTI DIY berharap bisa mempertahankan torehan medali perak yang pernah didapatkannya pada PON 2016 di Jawa Barat.(Tribunjogja/Hanif Suryo)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved