Update Corona di DI Yogyakarta

Penjualan Gas 3 Kg Lesu, Disperindag Gunungkidul Sebut Daya Beli Masyarakat Sedang Turun

Sejumlah pangkalan hingga pengecer gas di Gunungkidul menyebut hanya mampu menjual beberapa tabung, sedangkan yang tersisa masih cukup banyak.

TRIBUNJOGJA.COM | AGUNG ISMIYANTO
Ilustrasi elpiji 3 kg 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penjualan tabung gas LPG berukuran 3 kilogram terasa lesu akhir-akhir ini.

Sejumlah pangkalan hingga pengecer gas di Gunungkidul menyebut hanya mampu menjual beberapa tabung, sedangkan yang tersisa masih cukup banyak.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Virgilio Soriano mengakui bahwa memang saat ini ada penurunan penjualan gas 3 kg.

"Beberapa waktu lalu kami monitoring, dan sejumlah pangkalan memang mengatakan penjualan menurun," katanya dihubungi pada Minggu (12/07/2020).

Penjualan Gas 3 Kg di Gunungkidul Alami Penurunan

Menurut Virgilio, penurunan penjualan gas 3 kg lebih dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang sedang turun.

Kondisi ini disebabkan oleh pandemi COVID-19, yang memang begitu berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat.

Kondisi ini juga sudah terlihat sejak bulan puasa alias Ramadan lalu.

Virgilio mengatakan konsumsi gas justru stabil, padahal periode yang sama sebelumnya terjadi kenaikan.

"Saat Idulfitri kemarin juga normal, nyaris tidak ada peningkatan. Padahal biasanya harus menambah kuota dari Pertamina," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved