Bisnis

Jelang New Normal, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Terapkan Protokol Kesehatan

Meski belum membuka kembali seluruh kamar tamu dan fasilitas publiknya, RAY telah menerapkan standar prosedur kesehatan dan keamanan sejak April lalu.

istimewa
Satu di antara fasilitas yang dimiliki Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Karaton Ballroom. 

TRIBUNJOGJA.COM - Protokol kesehatan menjadi hal yang wajib disiapkan hotel di DIY jika ingin beroperasional.

Untuk menyongsong new normal, Royal Ambarrukmo Yogyakarta juga telah menerapkan protokol kesehatan.

Marcom & Communication Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Khairul Anwar mengatakan, walaupun belum membuka kembali seluruh kamar tamu dan fasilitas publiknya, telah mengaplikasikan standar prosedur kesehatan dan keamanan semenjak April 2020.

Bahkan sebelumnya, pada kuartal ke-4 tahun 2019 lalu, Royal Ambarrukmo telah lulus sertifikasi ISO 22,000 serta HACCP sebagai standar internasional untuk higienitas proses makanan dari hulu ke hilir.

Mengintip Akulturasi Budaya Eropa dan Jawa Lewat Mozaik di Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hotel

“Prosedur yang diterapkan ke internal karyawan yang akan bertemu dengan tamu, akan dicek suhu tubuh, pencatatan histori dan data diri saat memasuki pintu masuk. Karyawan dengan gejala atau keluhan kesehatan akan diberikan konsultasi dokter in-house serta rujukan untuk beristirahat tanpa diharuskan bekerja,” ujarnya pada Tribunjogja.com.

Fasilitas makan dan minum yang masih terus dibuka untuk seluruh penikmatnya, baik makan di tempat atau takeaway, pun menerapkan protokol kesehatan yang disempurnakan.

Tamu yang akan berkunjung ke Punika Deli atau pertemuan di Royal Ambarrukmo, lanjutnya, terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya di pintu masuk, disarankan mencuci tangan dengan air mengalir atau mempergunakan hand sanitizer cair.

Menilik Kemegahan Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hotel dari Sisi Sejarah

"Protokol duduk berjarak juga diterapkan, sebagai contohnya dahulu satu meja bundar berisi 8-10 orang, kini hanya disarankan 4 atau maksimal 6 saja," katanya.

Perawatan fasilitas seperti ruang makan, kamar dan area publik lain, disinfektasi secara berkala dan terperinci untuk tindakan preventif.

Tak lepas, kebun hijau yang luas di kompleks Royal Ambarrukmo serta area cagar budaya abad ke-18 yaitu Kedaton Ambarrukmo, dirawat dan secara rutin dibersihkan untuk menjaga keasriannya.

Saat ini Royal Ambarrukmo kembali membuka lokasi-lokasi terindahnya untuk prosesi pernikahan yang privat dari 30 hingga 200 orang, dengan mengikuti protokol kesehatan yang disempurnakan juga. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved