Breaking News:

Masuki New Normal, PLN Berhasil "Energize" SKTT Cibatu Baru-Cikarang Lippo

SKTT Cibatu Baru mampu mengalirkan supply listrik dari GITET 500 kilovolt (kV) Deltamas ke GI 150 kV Cikarang Lippo berkapasitas 390 megawatt.

DOK. PLN
Berkat energi optimisme dan kerja keras para pejuang kelistrikan yang bekerja di lapangan, dua Line SKTT ini berhasil di-energize dan rampung pada Kamis, (9/7/2020). 

TRIBUN-JOGJA.com - Memasuki era new normal, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah II (UIP JBT II) sukses menyelesaikan pelaksanaan energize Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) Cibatu Baru (Deltamas) Cikarang Lippo Line 1 dan 2.

Adapun Jalur SKTT itu melintasi Desa Sukamukti sampai Desa Sukamahi, Bekasi (Kawasan GIIC Deltamas).

Berkat energi optimisme dan kerja keras para pejuang kelistrikan di lapangan, dua Line SKTT tersebut berhasil di-energize dan rampung pada Kamis, (9/7/2020) pukul 22.05 WIB setelah sebelumnya dilakukan energize Line 1 pada Senin, (29/6/2020) pukul 17.16 WIB.

Keberhasilan itu diawali dengan dilakukannya pengujian individu dan pengujian fungsi peralatan oleh PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi dan dinyatakan laik bertegangan selama 24 jam dalam percobaan pembebanan.

Perlu diketahui, proyek pembangunan sepanjang 8,2 kilometer (km) itu dikelola salah satu unit pelaksana PLN UIP JBT II, yaitu UPP JJBT 4 dengan dimulainya konstruksi pada 1 September 2019.

SKTT Cibatu Baru mampu mengalirkan supply listrik dari Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Deltamas ke Gardu Induk (GI) 150 kV Cikarang Lippo berkapasitas 390 Megawatt (MW) per masing-masing jalur.

Proyek pembangunan sepanjang 8,2 kilometer (km) ini dikelola oleh salah satu unit pelaksana PLN UIP JBT II yaitu UPP JJBT 4 dengan dimulainya konstruksi pada 1 September 2019.
Proyek pembangunan sepanjang 8,2 kilometer (km) ini dikelola oleh salah satu unit pelaksana PLN UIP JBT II yaitu UPP JJBT 4 dengan dimulainya konstruksi pada 1 September 2019. (DOK. PLN)

Manager PLN UPP JJBT 4 Zaky Adikta menyampaikan bahwa saluran transmisi itu memiliki peran penting di Bekasi.

“Saluran transmisi ini mempunyai peran untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dalam melayani kebutuhan kawasan perindustrian terpadu di wilayah Kabupaten Bekasi,” ujar Zaky dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2020).

Sementara itu, General Manager PT PLN UIP JBT II Eko Priyantono Aviantoro  menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian proyek Jaringan Transmisi dan Gardu Induk demi meningkatkan kepuasan pelanggan.

“Caranya adalah melalui penyediaan listrik yang andal, meskipun harus bekerja di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan pelaksanaan protokol kesehatan serta protokol Keselamatan dan Keamanan Kerja(K3)," imbuh dia

Penulis: Alek Kurniawan
Editor: Anggara Wikan Prasetya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved