Breaking News:

Pelajar yang Seret Pedang di Jalanan Kota Yogya Dijerat UU Darurat, Terancam 10 Tahun Penjara

Pelajar yang Seret Pedang di Jalanan Kota Yogya Dijerat UU Darurat, Terancam 10 Tahun Penjara

Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker
Polisi menunjukkan barang bukti berupa sebilah pedang dan pakaian yang digunakan FN seorang pelajar yang membawa sajam, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Ngampilan menjerat pelajar yang kedapatan menenteng senjata tajam, FN dengan pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951.

FN terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.

"Namun karena pelaku masih dibawah umur maka di proses sesuai peradilan anak,"kata Kapolsek Ngampilan Kompol Hendro Wahyono, Selasa (7/7/2020).

Dari catatan kepolisian, kata Hendro, FN ini pada 2018 silam juga pernah tersangdung kasus hukum. 

Namun kasus tersebut tidak sampai ke ranah hukum.

"FN ini pernah juga terlibat kasus pada 2018 namun tidak sampai ke ranah hukum," ungkap Kapolsek.

 Sebelumnya, FN diamankan oleh sejumlah ojek online karena kedapatan menenteng senjata tajam pada 3 Juni lalu.

Saat itu pelaku menyeret pedang di jalan hingga akhrinya diamankan sejumlah ojek online di pertigaan KH Ahmad Dahlan.

Penangkapan pelaku bermula saat FN dan rekannya FH (20) membeli miras di kawasan Stasiun Tugu.

Usai menenggak miras, FH lantas mengajak FN untuk mencuri ikan Koi di daerah Jogokaryan.

Halaman
123
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved