Dua Hari, Bantul Tambah 9 Kasus Positif Virus Corona, Didominasi Transmisi Lokal

Dua Hari, Bantul Tambah 9 Kasus Positif Virus Corona, Didominasi Transmisi Lokal

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
dok.istimewa
Ilustrasi pandemi Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jumlah kasus pasien positif terinfeksi coronavirus disease atau covid-19 di Kabupaten Bantul mengalami lonjakan cukup signifikan.

Dalam dua hari terakhir, Minggu - Senin (5-6) Juli, terdapat penambahan 9 kasus baru. Didominasi oleh transmisi lokal atau penularan infeksi yang terjadi di tengah masyarakat lokal.

Pada hari Minggu, ada penambahan tiga pasien positif di Bantul, antara lain, perempuan (34), asal kecamatan Sedayu, riwayat perjalanan dari luar daerah.

Lalu, perempuan, (70), asal Srandakan, riwayat transmisi lokal dari pasien sebelumnya.

Kemudian, pasien selanjutnya perempuan (64), riwayat masih dalam pelacakan. Asalnya dari kecamatan Imogiri.

Selang sehari berikutnya, pada Senin, 6 Juli, terdapat penambahan 6 pasien positif baru.

Antara lain, laki-laki (45), asal dari Srandakan, memiliki riwayat kontak erat dengan pasien sebelumnya. Lalu, laki-laki (49), asal Srandakan, riwayatnya, kontak erat dengan pasien sebelumnya.

Kemudian, laki-laki (17), asal kecamatan Bambanglipuro, kontak erat dengan pasien sebelumnya.

UPDATE Kasus Virus Corona di Kota Surabaya Selasa 7 Juli, Pasien Positif Tembus 6.465

Delapan Kasus Baru Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta, Ada Pasien Transmisi Lokal

Pasien selanjutnya, laki-laki (51) asal Piyungan, riwayat kontak erat dengan pasien sebelumnya di puskemas Banguntapan 1.

Pasien terakhir, perempuan (27), asal dari Kecamatan Kasihan dengan riwayat masih dalam pelacakan.

Juru Bicara Percepatan Penanggulangan Infeksi Covid-19 Bantul, SW Joko Santoso menyampaikan, dari penambahan pasien baru, terutama pada hari Senin, didominasi oleh transmisi lokal.

Menurut dia, semua itu bisa terjadi karena banyak masyarakat, terutama di kecamatan zona hijau, melonggarkan protokol kesehatan. Banyak terjadi kerumunan, sehingga resiko penularan tinggi.

Sebab itu, dengan melonjaknya kasus transmisi lokal, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap waspada, dan senantiasa mematuhi protokol Kesehatan, terutama ketika melakukan aktifitas di luar rumah.

"Wajib pakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun," kata Joko Santoso, dihubungi Selasa (7/7/2020).

Pria yang biasa disapa dokter Oki itu mengungkapkan, melonjaknya pasien positif di Kabupaten Bantul menjadi catatan serius untuk melakukan evaluasi kembali pemberlakuan zonasi.

Untuk menekan laju penyebaran, menurut dia, sejumlah langkah telah diambil, di antaranya agresif melakukan pelacakan terhadap sejumlah orang yang pernah kontak erat.

Mereka yang terdeteksi pernah melakukan kontak erat akan segera dilakukan pemeriksaan. "Kita lakukan prioritas ambil tes swab PCR," terang dia. (Tribunjogja/Ahmad Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved