Breaking News:

Presiden Jokowi Ingin Forum Rektor Indonesia jadi Wadah Untuk Atasi Permasalahan Perguruan Tinggi

Presiden Jokowi Ingin Forum Rektor Indonesia jadi Wadah Untuk Atasi Permasalahan Perguruan Tinggi

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo mengenakan masker saat memimpin upacara pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020). Presiden secara resmi melantik Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi membuka konferensi virtual Forum Rektor Indonesia yang disiarkan secara langsung di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (4/7/2020).

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan permasalahan yang dihadapi di perguruan tinggi sangat kompleks.

Mulai dari kekurangan dosen, perpustakaan yang tidak layak hingga masalah lainnya.

"Saya paham permasalahan pendidikan tinggi sangat kompleks, saya paham," kata Jokowi.

Jokowi mengaku paham ada ribuan anggota forum rektor indoensia dengan kemampuan bervariasi.

Ada yang sudah berkompetisi di kelas dunia, tetapi ada yang masih berjuang dengan berbagai kekurangan.

"Berjuang dengan kekurangan dosen, yang perpustakaannya tidak layak, yang ruang kelasnya tidak memadai, saya paham," kata Jokowi.

Untuk itu, Jokowi meminta Forum Rektor Indonesia tak hanya menjadi forum komunikasi.

Melihat Wisuda Drive Thru TK Faw Waz di Masa Pandemi Covid-19

Kisah Polisi Dirikan Tempat Belajar di Kuburan bagi Anak-anak Kurang Mampu di Makassar

Namun forum ini harus dikemas menjadi forum saling peduli dan saling berbagi.

"Yang mampu membantu yang tidak mampu dan yang punya membantu yang tidak punya. Berbagi pengalaman secara daring, berbagi kurikulum dan silabus, berbagi koleksi perpustakaan secara daring,

berbagi dosen dan perkuliahan secara daring untuk maju bersama memajukan seluruh mahasiswa di seluruh Indonesia," kata dia.

Jokowi juga meminta para rektor bisa memfasilitasi mahasiswa agar bisa belajar kepada siapa saja.

Mahasiswa tidak hanya belajar kepada dosen tapi juga kepada pelaku industri, wirausahawan, praktisi pemerintahan, praktisi hukum dan para pelaku lapangan lainnya.

"Agar mahasiswa bisa menangkap perubahan yang dinamis, perubahan dunia yang dinamis yang dipicu oleh disrupsi dah hiperkompetisi yang terjadi sekarang ini," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Sebut Masalah Pendidikan Tinggi Kompleks, Minta Rektor Saling Bantu

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved