Bisnis

Daging Ayam Ras Sumbang Inflasi DIY pada Juni 2020

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Bulan Juni 2020 di Yogyakarta secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perkembangan harga berbagai komoditas pada Bulan Juni 2020 di Yogyakarta secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Berdasarkan catatan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) DIY pada bulan Juni 2020, di kota Yogyakarta terjadi inflasi sebesar 0,08 persen, atau terjadi kenaikan indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,38 pada Mei 2020 menjadi 105,46 pada Juni 2020.

Tingkat inflasi tahun kalender (Juni 2020 terhadap Desember 2019) sebesar 0,79 persen dan tingkat inflasi  dari tahun ke tahun (Juni 2020 terhadap Juni 2019) sebesar 1,95 persen.

Kepala BPS DIY, Heru Margono mengatakan, inflasi terjadi karena naiknya harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok komoditas tertentu.

Dampak Pandemi Covid-19, Tak Ada Kunjungan Wisman ke Yogyakarta pada Mei 2020

"Selama periode Juni 2020, komoditas daging ayam ras menjadi  penyumbang terbesar mendorong terjadinya inflasi sebesar 14,32 persen," jelas Heru melalui siaran pers pada Rabu (01/07/2020).

Selain, komoditas daging ayam ras, beberapa produk ini pun mengalami kenaikan harga yang turut mendorong laju inflasi yaitu, telur ayam ras naik sebesar 12,75 persen dengan memberikan andil terjadinya inflasi sebesar 0,10 persen.

Disusul bawang merah naik 14,29 persen dengan memberikan andil sebesar 0,06 persen.

Kemudian, angkutan antar kota naik 11,87 persen dengan memberikan andil sebesar 0,02 persen.

Sebaliknya komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menahan inflasi diantaranya, angkutan udara turun 15,09 persen dengan memberikan andil sebesar -0,21 persen.

Lalu, bawang putih turun 11,69 persen dengan memberikan andil sebesar -0,04 persen.

Kemudian telepon seluler, gula pasir, minyak goreng, pepaya, salak, dan cabai merah turun 1,22 persen, 2,66 persen, 1,41 persen, 4,34 persen, 9,84 persen, dan 3,31 persen dengan masing-masing memberikan andil sebesar -0,01 persen.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 1 Juli 2020, Positif Bertambah 1 Kasus

Adapun kelompok yang relatif stabil yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar rumah tangga, dan kelompok pendidikan.

"Selama periode ini, memang komoditas makanan dan minuman yang dominan menyumbang terjadinya inflasi sebesar 0,26 persen di kota Yogyakarta," ujar Heru.

Sementara itu, tingkat inflasi tahun kalender Juni 2020 sebesar 0,79 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2020 terhadap Juni 2019) sebesar 1,95 persen. 

Sedangkan tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2019 dan 2018 masing-masing sebesar 1,74 persen dan 3,11 persen.

Adapun tingkat inflasi tahun ke tahun untuk Juni 2019 terhadap Juni 2018 dan Juni 2018 terhadap Juni 2017 masing-masing sebesar 1,29 persen dan 2,69 persen. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved