Breaking News:

Pandemi Covid-19 Memukul Sektor Ekonomi, Berikut Pesan Presiden Joko Widodo

Presiden mengakui bahwa yang dihadapi sekarang ini bukan hanya krisis kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi.

covid19.go.id
Pandemi Covid-19 Berdampak pada Kehidupan Ekonomi, Berikut Pesan Presiden Joko Widodo 

“Bukan itu yang kita inginkan. Covid-nya terkendali, tetapi ekonominya juga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Namun, Kepala Negara menyadari bahwa hal tersebut bukanlah perkara mudah dan dialami oleh semua negara di dunia.

PSS Sleman Berencana Lakukan Tes Kesehatan Saat Tim Berkumpul Kembali

Menurut Presiden, dari data yang diterimanya, ekonomi global pada tahun 2020 diperkirakan akan mengalami kontraksi dan tumbuh negatif.

"Oleh sebab itu, kalau kita bisa mengatur, mengelola gas dan rem antara Covid, antara kesehatan dan ekonomi, inilah yang kita harapkan.

“Ini menjadi tanggung jawab kita semuanya, bukan hanya gubernur, bupati, dan wali kota, tetapi jajaran Forkompinda, TNI, Polri, seluruh gugus tugas agar betul-betul menjaga agar itu bisa berjalan dengan baik," pesannya.

Update kasus Covid-19

Sementara itu, Pemerintah Indonesia mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per hari ini Senin (29/6) totalnya menjadi 55.092, setelah ada penambahan sebanyak 1.082 orang, seperti dilaporkan di laman covid19.go.id.

Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 23.800 setelah ada penambahan sebanyak 864 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 2.805 dengan penambahan 51.

Tak Lagi Merah, Kabupaten Magelang Kini Masuk Zona Oranye Covid-19

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 11.783 pada hari sebelumnya, Minggu (28/6) dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 782.383.

Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 144 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 102 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 266 lab.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 9.047 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 465.683.

Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.082 dan negatif 7.965 sehingga secara akumulasi menjadi positif 55.092 dan negatif 410.591.

Penulis: Joko Widiyarso
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved