Update Corona di DI Yogyakarta

Pajak Balik Nama Rendah, BPKA DIY Segera Data Pelaku Jip Wisata untuk Pemutihan

Bagi kendaraan yang sudah tidak aktif pajaknya selama lima tahun tidak akan dimintai pembayaran denda.

Istimewa
Ilustrasi Jip wisata 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain fokus terhadap pembebasan denda pajak kendaraan bermotor, Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga menggencarkan pemutihan atau Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Program tersebut perlu digenjot lantaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY menilai masih banyak kendaraan bermotor yang dalam kurun waktu lima tahun tidak membayar pajak.

Sehingga membutuhkan proses pemutihan tersebut agar aturan administrasi kendaraan dapat berjalan kembali.

Kepala BPKA DIY Bambang Wisnu Handoyo mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan peraturan Gubernur No.26 Tahun 2020 tentang sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BBNKB.

Ditlantas Polda DIY Dukung Target Pemutihan Kendaraan Jip Wisata

Ia menegaskan, bagi kendaraan yang sudah tidak aktif pajaknya selama lima tahun tidak akan dimintai pembayaran denda.

"Saya hanya butuh untuk lakukan pemutihan. Misalnya untuk pemilik Jip di Mangunan sana, cukup bayar pajak satu tahun saja. Yang tahun-tahun sebelumnya tidak usah, termasuk dendanya," katanya saat ditemui Tribunjogja.com, Selasa (30/6/2020).

Pria yang akrab disapa BWH ini memang berharap pemilik Jip wisata di Mangunan, lereng merapi dan tempat wisata Jip lainnya untuk sadar pajak kendaraan.

"Misalnya di Mangunan ada 100 Jip ya harus bayar pajak. Karena faktur pajaknya kurang jelas selama ini," urainya.

Sementara itu, Kasubid Pajak Daerah BPKA DIY, Erma Umayah menambahkan, untuk pendapatan BBNKB DIY kali ini memang mengalami penurunan.

Halaman
123
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved