Marwan Jafar: Kebijakan UMKM Satu Pintu dan Beri Akses Permodalan

Fungsi ini penting agar Kemenkop dan UKM dapat memaksimalkan fungsi koordinasi dan mengambil kebijakan yang efektif.

Istimewa
Marwan Jafar, Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar minta kebijakan UMKM yang tersebar di hampir semua Kementerian/Lembaga harusnya satu pintu sehingga Kementerian Koperasi dan UKM benar-benar berfungsi sebagai konduktor.

"Fungsi ini penting agar Kemenkop dan UKM dapat memaksimalkan fungsi koordinasi dan mengambil kebijakan yang efektif", tegas Mantan Menteri Desa PDTT ini di Jakarta, Selasa (30/06/02).

Marwan menambahkan, Kementerian Koperasi dan UKM juga perlu segera menentukan langkah strategis dan konkrit untuk membangkitkan ekonomi nasional melalui jaringan koperasi dan UMKM.

Salah satunya adalah segera memetakan berbagai bantuan kepada koperasi dan UMKM sesuai masalah dan kebutuhan masing-masing sehingga tidak terjadi salah sasaran.

"Perlu prioritas bantuan, baik terkait aspek permodalan, pengembangan SDM, kemitraan bagi pelaku koperasi dan UMKM, baik bidang industri, pertanian, perikanan, tekstil dan pariwisata, maupun aspek lainnya", tegasnya.

Selain itu, Marwan juga mendorong target penyaluran dana bergilir tahun 2021 sebesar Rp 1,6 triliun untuk 12.600-an penerima manfaat dapat tercapai tepat sasaran guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"Kebijakan relaksasi pinjaman bank, terutama bagi UMKM di masa Pandemi Covid-19 juga harus tersosialisasi sampai ke dearah. Jangan ditagih-tagih dulu sehingga mereka bisa geliat dulu", pungkas Koordinator The Independent Community for Peace and Hummanity. (rls)

Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved