Kisah Pilu TKW asal Sragen yang Disekap Majikannya di Arab Saudi, Sempat Minta Bantuan Orang Pintar

Kisah Pilu TKW asal Sragen yang Disekap Majikannya di Arab Saudi, Sempat Minta Bantuan Orang Pintar

KOMPAS.com/ERICSSEN
Ilustrasi TKI 

TRIBUNJOGJA.COM, SRAGEN - Nasib pilu dialami oleh seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Sragen, Surani (45) yang menjadi seorang pembantu di Arab Saudi.

Warga Dusun Ngembat, Desa Mojorejo, Karangmalang tersebut mendapatkan perlakukan kasar dari majikannya di Arab Saudi.

Surani seringkali disekap dan tidak diberi makan oleh majikannya.

Tak hanya itu, sejak 2002 silam, Surani tidak diperbolehkan untuk pulang ke Tanah Air.

Namun beruntung, penderitaan yang dialami oleh Surani berakhir setelah kabar penyekapannya diterima oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Kasi Penempatan dan Informasi Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sragen, Ernawan mengatakan, sudah menindaklanjuti adanya TKW Desa Mojorejo yang mendapat perlakuan tidak baik oleh majikan dengan melaporkan ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Jakarta.

"Dari awal kita memang mendapat informasi waktu itu hari Jumat (26/6/2020) dari media sosial ( medsos) adanya penyekapan TKW dari Desa Mojorejo di Arab Saudi. Kita tindaklanjuti, kita lapor BP2MI di Jakarta yang menangani ketenagakerjaan luar negeri," kata Ernawan ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

Menurut Ernawan, laporannya tersebut langsung ditindaklajuti oleh BP2MI ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

"KJRI Jeddah langsung menindaklanjuti.

Paginya membentuk tim langsung ke lapangan klarifikasi itu. Informasi (penyekapan TKW Desa Mojorejo) itu benar dan TKW itu diambil langsung oleh KJRI," ungkap dia.

Halaman
1234
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved