Ini Kata Ahli Soal Strategi Pemerintah Dalam Penanganan Virus Corona di Indonesia

Ini Kata Ahli Soal Strategi Pemerintah Dalam Penanganan Virus Corona di Indonesia

dok.istimewa
Ilustrasi pandemi Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Sejak diumumkan kasus perdana virus corona di Indonesia pada awal Maret lalu, hingga kini penularan covid-9 masih terus terjadi.

Bahkan dalam beberapa hari terakhir, penambahan kasus virus corona di Indonesia di atas 1000 kasus perhari.

Tentunya angka tersebut cukup mengkhawatirkan karena virus yang belum ada vaksinya ini cukup banyak menimbulkan korban jiwa.

Menyikapi angka penambahan kasus virus corona yang cukup tinggi tersebut, anggota Tim Satgas Penanganan Covid-19 dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Hermawan Saputra menilai, ada yang salah dari strategi penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Sebab, menurut dia, sejak awal pemerintah tidak cukup dalam meminta pendampingan penanganan Covid-19 dari para ahli kesehatan masyarakat.

"Tetapi memang ada yang salah dalam strategi penanganan Covid-19 oleh pemerintah.

Pemerintah tidak cukup merekrut dan meminta pendampingan dari pakar kesehatan masyarakat, para ahli epidemiologi dan juga yang sifatnya berbasis komunitas," kata Hermawan pada Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Hermawan mengingatkan, ada baiknya jika saat ini Presiden Joko Widodo tidak terjebak dalam penanganan Covid-19 berbasis infrastruktur atau pelayanan medis saja.

Namun, pencegahan Covid-19 di tingkat akar rumput juga harus menjadi perhatian yang serius.

"Tetapi juga pencegahan yang memang ini menjadi konten terbesar penanganan Covid-19 malah kurang diperhatikan," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved