Update Corona di DI Yogyakarta

Dispar Kota Yogya Koordinasi dengan DIY untuk Uji Coba Destinasi Wisata

Secara bertahap destinasi wisata akan diverifikasi oleh Gugus Tugas DIY dalam hal ini Dispar DIY, bekerja sama dengan Gugus Tugas Kabupaten/Kota.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata DIY terkait uji coba terbatas destinasi wisata, hotel, dan restoran di Kota Yogyakarta.

Kabid Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Edi Sugiarto mengatakan rekomendasi tersebut diperoleh setelah melakukan simulasi.

Dalam rekomendasi tersebut, Dinas Pariwisata DIY akan menyampaikan evaluasi selama proses simulasi. 

Secara bertahap destinasi wisata, akan diverifikasi oleh Gugus Tugas DIY dalam hal ini Dinas Pariwisata DIY, bekerja sama dengan Gugus Tugas Kabupaten/Kota.

Obyek Wisata Mulai Dibanjiri Wisatawan, Dinas Pariwisata DIY Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan

"Kami selalu berkoordinasi dengan Dispar DIY, kaitannya penerapan dan uji coba untuk destinasi maupun usaha jasa pariwisata. Kami masih menunggu hasil rekomendasi Dispar DIY untuk Taman Pintar uji coba terbatas, hotel dan restoran yang kemarin simulasi, semua berproses," katanya, Selasa (30/06/2020).

"Rekomendasi berisi hasil evaluasi saat dilakukan simulasi. Jadi ketika tim datang sekalgus menyampaikan hasil evaluasinya dalam rekomendasi, kemudian akan ditindaklanjuti evaluasinya. Apa yang masih perlu diperbaiki," sambungnya.

Dalam verifikasi tersebut ada evaluasi terkait penerapan new normal dengan protokol kesehatan CHS (Clean (kebersih) Health (kesehatan) Safety (keamanan).

Namun demikian, protokol tersebut juga harus disesuaikan dengan karakter destinasi wisata

Terkait evaluasi Taman Pintar, Edi menerangkan secara umum sudah memenuhi CHS, namun masih perlu penambahan hand sanitizer di setiap ruangan peraga.

Kasus Positif COVID-19 Gunungkidul Bertambah 1, Riwayat Perjalanan Jawa Timur

Mengingat 90 persen alat peraga di Taman Pintar adalah media sentuh, diharapkan ada petugas yang membersihkan setiap saat. 

"Secara umum sudah memenuhi CHS, memang ada beberapa masukan, kaitannya dengan penambahan hand sanitizer, kapasitas 50 persen bukan dihitung dari 50 persen kapasitas, tetapi bagaimana berbagi antarwahana agar tidak terjadi penumpukan di satu wahan," terangnya.  

Ia menambahkan, dalam perpanjang masa tanggap darurat tersebut, Dispar Kota Yogyakarta diberikan waktu lebih untuk mempersiapkan destinasi dan usaha sebaik-baiknya.

Sehingga dalam penerapan new normal bisa berjalan baik. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved