Breaking News:

Wabah Virus Corona

Kasus Virus Corona China Melonjak Lagi, 400 Ribu Kota Anxin Dilockdown

Seorang profesor kesehatan masyarakat dari Capital Medical University, Cui Xiaobo, mengatakan, kepanikan yang besar tidak diperlukan.

AFP PHOTO/GREG BAKER
Pejabat setempat berkumpul di luar pasar grosir Xinfadi di Beijing, China, pada 12 Juni 2020. Pasar Xinfadi dan pasar seafood Jingshen ditutup setelah munculnya kasus baru virus corona. 

TRIBUNJOGJA.COM, CHINA - Sebuah kota di China bernama Kota Anxin di Provinsi Hebei, China, dikarantina total alias di- lockdown lagi.

Hal ini setelah ditemukan 13 kasus positif COVID-19.

Semua kasus tersebut terkait dengan klaster Pasar Xinfadi di Beijing, ibu kota "Negeri Panda". Kota Anxin terletak sekitar 150 kilometer (km) barat daya Beijing.

Dari kasus tersebut, lima orang di antaranya merupakan orang tanpa gejala (OTG), seperti dilansir South China Morning Post, MInggu (28/6/2020).

Polisi paramiliter China yang mengenakan masker berjalan melewati Pasar Xinfadi yang ditutup di Beijing pada 14 Juni 2020. Wabah virus coronavirus COVID-19 domestik di China sebagian besar telah dikendalikan melalui penguncian ketat yang diberlakukan awal tahun ini - tetapi sebuah cluster baru telah dikaitkan dengan pasar Xinfadi di Beijing selatan.
Polisi paramiliter China yang mengenakan masker berjalan melewati Pasar Xinfadi yang ditutup di Beijing pada 14 Juni 2020. Wabah virus coronavirus COVID-19 domestik di China sebagian besar telah dikendalikan melalui penguncian ketat yang diberlakukan awal tahun ini - tetapi sebuah cluster baru telah dikaitkan dengan pasar Xinfadi di Beijing selatan. (NOEL CELIS / AFP)

Kini, sekitar 400.000 penduduk di Anxin diawasi dengan ketat. Tim penanganan Virus Corona di kota tersebut mengatakan, kondisinya sangat parah.

Oleh karena itu, pembatasan sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut di Anxin.

Tidak ada orang luar ataupun kendaraan dari luar yang boleh memasuki Anxin. Jika benar-benar ada keperluan, setiap keluarga hanya boleh mewakilkan satu orang untuk pergi ke luar rumah dan hanya satu kali dalam sehari.

JUMLAH PASIEN Virus Corona Sedunia Hari Ini, USA, China, India, Indonesia, Singapura

Warga juga akan didata dengan kartu identitas dan dicek suhu tubuhnya setiap kali masuk atau keluar dari desa, komunitas, atau pintu masuk bangunan.

Semua kader partai komunis China, untuk seluruh level dan jabatan, diminta untuk "merawat dengan baik" keluarga dan teman mereka.

Kader dan anggota partai komunis juga diminta untuk memantau siapa saja yang melanggar peraturan di wilayah tempat tinggal mereka. Tim penanganan Virus Corona mengatakan, warga harus saling memantau satu sama lain dan pihak kepolisian harus menghukum siapa saja yang melanggar peraturan. 

Halaman
12
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved