PSS Sleman Tunggu Kejelasan PSSI Soal Pembayaran Gaji Pemain
Manajemen PSS Sleman masih menunggu kebijakan terbaru dari PSSI terkait besaran dari penggajian pemain untuk bulan Juli.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman menunggu kebijakan terbaru dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait besaran dari penggajian pemain.
Seperti diketahui, berdasarkan surat keputusan PSSI bernomor 48/SKEP/III/2020, satu poin diantaranya mengatur klub Liga 1 diperbolehkan membayar honor pemain maksimal 25 persen dari yang tertera di dalam kontrak.
Kebijakan itu boleh diterapkan terhitung Maret hingga Juni 2020.
Bulan Juni pun tinggal beberapa hari lagi. Namun, PSSI belum menerbitkan aturan baru terkait pembayaran gaji pemain, pelatih, dan ofisial klub pada bulan Juli.
"Kalau (soal pembayaran gaji) itu kami nunggu kebijakan PSSI ya, seperti apa nantinya," ujar Direktur Operasional PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Hempri Suyatna pada Tribunjogja.com, Minggu (28/6/2020).
Selain menunggu kebijakan soal gaji pemain, diakui Hempri, manajemen dari klub kebanggaan bumi Sembada itu juga menunggu jadwal dan format pasti soal kompetisi Liga 1 2020.
Sebab, meski kelanjutan Liga 1 2020 sudah dipastikan akan berlanjut, namun hingga hari ini, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru belum mengirimkan format dari kelanjutan liga itu.
"Sebenarnya yang kami tunggu juga soal jadwal kompetisi beserta format dan regulasinya seperti apa karena ini kan juga akan menentukan perencanaan anggaran," tambahnya. (Tribunjogja/Almurfi Syofyan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/obati-kerinduan-playmaker-pss-sleman-zah-rahan-setiap-hari-video-call-keluarganya-di-liberia.jpg)