Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Disperindag Kota Yogya Pantau 30 Pasar Tradisional dengan Rutinkan Penyemprotan Disinfektan

Sterilisasi itu dilakukan agar ketika memasuki masa normal baru, pedagang pasar dapat bertransaksi dengan aman.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Disperindag dan petugas Damkar Kota Yogyakarta lakukan penyemprotan di Pasar Beringharjo, Rabu (24/6/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyemprotan 30 pasar di Yogyakarta akan tetap berlanjut.

Hal itu menyesuaikan perpanjangan tanggap darurat Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

Sterilisasi itu dilakukan agar ketika memasuki masa normal baru, pedagang pasar dapat bertransaksi dengan aman.

Nantinya penyemprotan rutin akan dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta.

Jelang Masa Transisi, Pemkot Yogyakarta Semprot Area Pasar Beringharjo dengan Disinfektan

Kepala Disperindag Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono menyampaikan, untuk saat ini ada 30 pasar yang dalam pemantauan.

Untuk pasar-pasar pembantu yang berskala kecil, penyemprotan dilakukan dua hingga tiga hari sekali.

"Untuk pasar besar masih direncanakan apakah satu minggu sekali atau dua minggu sekali. Karena kami kerja sama dengan pemadam kebakaran," katanya, Jumat (26/6/2020).

Yunianto melanjutkan, penyemprotan disinfektan salama ini sudah dilakukan secara regular, khusus pasar-pasar besar.

Sementara untuk pasar-pasar pembantu, menurutnya sejauh ini sudah melakukan penyemprotan secara mandiri.

Mayoritas Pasien Covid-19 Klaster Pedagang Ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta Sembuh

Mereka bekerja sama dengan para paguyuban dan petugas pasar.

"Meski begitu tetap kami lakukan pemantauan. Mereka sejauh ini sudah mandiri," tegas dia.

Untuk antisipasi, Disperindag sudah membuat batas jarak aman disetiap pasar berupa tanda garis aman.

Sejauh ini yang sudah berlakukan pembatasan jarak terdapat di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta.

"Harapannya semua pasar segera menyusul dan berlakukan pembatasan. Supaya tidak terjadi klaster baru Covid-19 di lingkungan pasar," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved