Breaking News:

Libatkan Masyarakat Desa, BPOM Yogyakarta Kembali Gelar Program GKPD

Tim Pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa BPOM Yogyakarta menginisiasi GKPD dengan melibatkan di 6 desa 3 kabupaten.

Dok. BPOM
Tim Pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa BPOM Yogyakarta. 

TRIBUN-JOGJA.com - Sejak  2014, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Yogyakarta sudah menginisiasi Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD).

Adapun GKPD adalah program intervensi keamanan pangan yang melibatkan masyarakat desa untuk berperan secara aktif dalam pemenuhan keamanan pangan di desa.

Pada program GKPD, intervensi dilakukan melalui sisi supply atau pemberian bantuan, yaitu melalui kegiatan pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) desa atau kelurahan di bidang pangan.

Sementara itu, dari sisi demand atau permintaan masyarakat, yaitu melalui kegiatan pemberdayaan kader dan komunitas masyarakat desa.

Tujuan dari program GKPD antara lain untuk meningkatkan kemandirian dan peran serta masyarakat desa di bidang keamanan pangan dan dalam melakukan pengawasan keamanan pangan.

Selain itu, program GKPD bertujuan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan.

Program tersebut dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan target setiap propinsi berbeda-beda
tergantung situasi dan kondisi.

Pada 2020, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) direncanakan akan intervensi awal di 7 desa. Namun, karena pandemi Covid-19, intervensi dilaksanakan di 6 desa di 3 kabupaten.

Adapun kabupaten yang dimaksud, yaitu Bantul, Kulonprogo Kulon Progo dan Gunungkidul dengan mengikutsertakan 1 desa program stunting atau perbaikan pertumbuhan gizi anak.

Titik berat program ini adalah pemberdayaan masyarakat desa sehingga pelaksanaan
kegiatan terdiri atas beberapa tahapan.

Halaman
12
Penulis: Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved