Breaking News:

Kulon Progo

Pembayaran Ganti Rugi Lahan Jalur Kereta Bandara YIA Dianggap Belum Jelas, Warga Resah

Hal ini didasari dengan tidak adanya kepastian pembayaran ganti rugi atas lahan, yang akan menjadi jalur perlintasan kereta api menuju Bandara Interna

Istimewa
Ilustrasi: Kereta Bandara 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO – Warga Kalurahan Kaligintung, Kapanewon Temon, Kulon progo resah.

Hal ini didasari dengan tidak adanya kepastian pembayaran ganti rugi atas lahan, yang akan menjadi jalur perlintasan kereta api menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).

Dukuh Siwates, Ribut Yuwono, di Balai Kalurahan Kaligintung yang juga anggota Satgas B pengadaan lahan kereta api bandara, Selasa (23/6/2020) menyampaikan bahwa dari sekitar 177 bidang tanah, baru terdapat 54 yang dibayarkan.

“Warga butuh kepastian kapan dibayarkan, karena berkas sudah diberikan sejak April 2019,” katanya.

Menuju Kenormalan Baru, Masyarakat Minta KA Prameks Bisa Operasi Penuh

Bahkan kesepakatan pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah ada sejak bulan Oktober 2019.

"Saat itu dari tim pengadaan dijanjikan akan dibayarkan paling lambat pada bulan Desember 2019. Sampai saat ini tidak pernah ada kejelasan," ungkapnya.

Menurutnya dari 177 bidang tanah hanya 57 yang bisa dicairkan dan hanya ada 54 yang selesai diproses.

“Kita sudah sampaikan surat ke Kanwil BPN, tembusan KAI, BPKP untuk meminta kepastian pembayaran,” katanya.

Lanjutnya, jika berkas yang disampaikan itu dinilai tidak lengkap, semestinya berkas ini dikembalikan untuk dilengkapi.

Namun hingga saat ini, tidak ada kejalasan apakah berkas lengkap atau tidak.

Halaman
123
Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved