Breaking News:

Wabah Corona

Klaten Kembali Catat Penambahan Signifikan Pasien Covid-19

Hanya berselang tiga hari setelah terkonfirmasi 15 pasien positif Covid-19, lonjakan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Klaten kembali terjadi, Mingg

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
Dok. Pemkab Klaten
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Hanya berselang tiga hari setelah terkonfirmasi 15 pasien positif Covid-19, lonjakan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Klaten kembali terjadi, Minggu (21/6/2020).

“Hari ini ada penambahan delapan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Klaten. Ke-delapan kasus tersebut merupakan 1 keluarga besar yang tinggal di 2 rumah berbeda dan berasal dari Kecamatan Klaten Tengah,” tutur Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, Minggu siang.

Cahyono menyampaikan bahwa penambahan 8 kasus baru Covid-19 tersebut berinisial DCL (laki-laki, 45 tahun), KC (laki-laki, 15 tahun), MWS (perempuan, 26 tahun), TI (Laki-laki, 79 tahun), TA (laki-laki, 27 tahun), KAS (perempuan, 47 tahun), II (perempuan, 79 tahun), dan NC (laki-laki, 10 tahun).

Kasus Positif Virus Corona di Klaten Capai 45 Orang

“Dua orang dari 8 kasus baru ini dimungkinkan terpapar saat beraktivitas di tempat umum, sementara enam lainnya terpapar dari interaksi dengan dua kasus tersebut. Saat ini ke-8 pasien  dirawat di RS JIH Yogyakarta dengan kondisi baik dan stabil,” jelas Cahyono.

Dengan penambahan kasus tersebut, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Kabupaten Klaten menjadi 55 orang.

Sebanyak 29 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 21 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia. 

Tim Satgas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Klaten menghimbau untuk disiplin melakukan perlindungan diri saat beraktivitas di tempat umum .

Pasien Positif Covid-19 di Klaten Bertambah 15 Orang, Seorang di Antaranya Meninggal

"Antara lain dengan menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, membersihkan tangan secara teratur dengan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan cairan antiseptik berbasis alkohol/handsanitizer," imbau Cahyono Widodo.

"Jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan, keramaian, dan berdesakan, serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved