Breaking News:

Kulon Progo

Persiapan Hadapi Porda 2022, KONI Kulon Progo Minta Atlet Latihan di Rumah

KONI Kulon Progo meminta seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) untuk melaksanakan Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) secara mandiri.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - KONI Kulon Progo meminta seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) untuk melaksanakan Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) secara mandiri.

Hal ini dilaksanakan untuk mengawal atlet sejumlah cabang olahraga (cabor) yang diproyeksikan meraih medali di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XVI di Kabupaten Sleman, pada September 2022.

Ketua tim Satuan Pelaksana (Satlak), Suharyanto, Rabu (17/6/2020) menyampaikan bahwa pelatkab mandiri ini dilaksanakan karena adanya perpanjangan status tanggap darurat Covid-19 di DIY hingga 30 Juni 2020.

"Kami minta pengurus dan pelatih cabor untuk mengawal atlet agar kembali latihan di rumah sampai kondisi benar-benar aman,” katanya.

Rindu Latihan Normal, Sejumlah Cabor Puslatda Tunggu Instruksi KONI DIY

Disampaikan olehnya, Satlak akan melakukan pemantauan terhadap pelatkab mandiri ini melalui aplikasi yang sudah disediakan.

"Jadi nanti hasil latihan yang dilakukan akan disampaikan secara daring. Format laporan latihan cabor sudah disiapkan oleh tim Satlak melalui aplikasi," katanya.

Langkah ini diambil KONI karena pada masa pandemi Covid-19, pihaknya ingin memastikan bahwa para atlet tetap aman dan sehat serta dalam kondisi yang terbaik dengan pelaksanaan latihan secara mandiri.

"Para atlet akan berlatih di rumah dengan protokol kesehatan yang ketat. Untuk mendukung itu kami juga sudah berkoordinasi dengan pelatih cabor untuk melakukan pemantauan,” jelasnya.

Sementara itu, dirinya tidak memungkiri bahwa saat ini sudah ada cabor yang mulai latihan bersama.

Prosentase Angka Kesembuhan Covid-19 di DIY Terus Meningkat, Kini Telah Capai 78,1 Persen

"Mereka sudah memberikan laporan dan tim Satlak langsung melakukan pemantauan. Cabor tersebut memberikan alasan bahwa Kulon progo berada di zona hijau Covid-19," katanya.

Dari hasil pemantauan, lanjutnya, cabor yang mulai latihan bersama tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan guna menjaga atletnya.

"Saat latihan, mereka tetap menjaga jarak antar atlet lebih dari satu meter. Selain itu tersedia juga sarana cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Mereka juga mengenakan masker saat diperlukan," ungkapnya.

Walaupun demikian, dia tetap meminta agar seluruh cabor dapat melaksanakan latihan secara mandiri sampai keadaan kembali aman. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved