Breaking News:

Terapkan Protokol Kesehatan, Pelantikan PPS di Kota Magelang Dilaksanakan Bergelombang

Terapkan Protokol Kesehatan, Pelantikan PPS di Kota Magelang Dilaksanakan Bergelombang

Dok KPU Magelang
Pelantikan 51 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) oleh Ketua KPU Kota Magelang di Kantor KPU Kota Magelang, Senin (15/6/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 terus bergulir meski sempat tertunda akibat pandemi.

Kali ini, pelantikan 51 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), Senin (15/6/2020). Pelantikan pun dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang, Basmar Perianto, menuturkan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti mengenakan masker, pengecekan suhu badan, cuci tangan dan menjaga jarak.

Pelantikan 51 PPS itu pun tak sekaligus dalam satu waktu. Pelantikan dilaksanakan dalam tiga gelombang. Hal ini sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid -19.

"Pelantikan PPS kali ini dibagi menjadi 3 gelombang guna mencegah penyebaran Covid -19 dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19," ujar Basmar, Senin (15/6/2020) dalam sambutannya di sela pelantikan PPS di Kantor KPU Kota Magelang.

Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2020 Digelar 9 Desember

Menkopolhukam Mahfud MD: Pilkada 2020 Tidak Boleh Diundur

Para anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Magelang itu diambil sumpahnya dalam tiga gelombang. Wilayah Magelang Selatan dilaksanakan pada pukul 10.30 WIB sebanyak 18 orang, Magelang Tengah pada pukul 13.00 WIB sebanyak 18 orang.

Kemudian anggota PPS di Kecamatan Magelang Utara pada pukul 15.30 WIB sebanyak 15 orang. Mereka dilantik langsung oleh Ketua KPU Kota Magelang di kantor KPU Kota Magelang.

Masa kerja PPS sendiri dimulai dari tanggal 15 Juni 2020 sampai dengan 31 Januari 2021. Segera setelah dilantik, mereka harus segera bekerja. PR pertama untuk membentuk Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) dan memutakhirkan data pemilihan.

"Tahapan pemilihan yang harus segera dilakukan oleh PPS adalah pembentukan PPDP dan pemutakhiran data pemilihan," ujar Basmar. (Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved