Breaking News:

Seorang Mantan PNS di Bantul Lakukan Tindak Penipuan dan Gelapkan Motor Sewaan

Pandemi Covid-19 menjadi alasan dirinya menggadaikan sepeda motor hasil sewaan itu karena terhimpit persoalan ekonomi.

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Yosef Leon
AR, mantan PNS salah satu instansi pemerintahan di Bantul saat dihadirkan dalam sesi jumpa pers kasus penipuan dan penggelapan di Mapolsek Mergangsang, Senin (15/6/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - AR (55) warga Kasihan, Bantul yang merupakan mantan pegawai negeri sipil (PNS) sebuah instansi pemerintahan di wilayah setempat, tak berpikir dua kali saat menipu dan menggelapkan dua unit sepeda motor sewaan milik warga Yogyakarta.

Pria paruh baya itu mengaku, pandemi Covid-19 menjadi alasan dirinya menggadaikan sepeda motor hasil sewaan itu karena terhimpit persoalan ekonomi.

Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratno, menerangkan AR telah mengundurkan diri sejak lama dari instansi pemerintah tempat dia bekerja.

Dia mengaku, pengunduran diri dilakukan sejak 1992 silam dan kemudian memilih merintis usaha.

"Sehari-hari dia berjualan angkringan. Semenjak pandemi Covid-19, jualannya sepi jadi tanpa pikir panjang dia lantas menggadaikan sepeda motor sewaan untuk kebutuhan ekonomi," kata Kapolsek, Senin (15/6/2020).

Polsek Mergangsan Tangkap Wanita Kasus Penipuan Bermodus Pesta Pernikahan

Warga Antusias Ikut Rapid Test Gratis Polda DIY yang Digelar di Tugu, Malioboro dan Alun-Alun Utara

Perbuatannya dilakukan pada akhir April lalu.

AR menyewa sebuah sepeda motor jenis Honda Beat dari penyewaan sepeda motor daring selama satu pekan dengan harga Rp300 ribu dibayar luas di awal sewa.

Setelah masa sewa habis, dia memperpanjang kembali penyewaan selama satu pekan dan berniat menyewa satu unit sepeda motor lagi dengan jenis Honda Vario selama dua hari dengan biaya Rp120 ribu.

"Tersangka memberi jaminan KTP dan KK asli," jelas Kapolsek.

Setelah masa sewa habis, oleh tersangka sepeda motor tersebut tak kunjung dikembalikan.

Saat ditelusuri, diketahui sepeda motor sewaan telah digadaikan tersangka tanpa sepengetahuan pemilik dengan total Rp4,5 juta.

"Seminggu setelah pelaporan tersangka kita ringkus di daerah Gondolayu, Jetis," ucap Kapolsek.

Polresta Yogyakarta Bentuk Tim Satgas untuk Jaga Kawasan Tugu, Malioboro hingga Keraton

Operasi Displin Sambut New Normal di Tugu Pal, Malioboro dan Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Polisi menyatakan, akibat tindakan tersangka korban mengalami kerugian senilai Rp18 juta.

Saat ini, petugas tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus serupa yang pernah dilakukan tersangka di daerah lain.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved