Breaking News:

MotoGP

MotoGP 2020 Bakal Jadi Musim 'Aneh' bagi Maverick Vinales karena Satu Hal, Apa Itu?

Maverick Vinales merasa senang sekaligus asing dengan suasana balapan yang recananya akan digelar pada 19 Juli mendatang di Jerez, Spanyol.

twitter.com/MotoGP
Maverick Vinales, Monster Energy Yamaha 

TRIBUNJOGJA.COM - Dorna Sports sudah mengumumkan 13 seri balapan di Eropa yang akan digelar mulai 19 Juli mendatang di sirkuit Jerez, Spanyol.

Setelah sempat menjadi yang tercepat di tes pramusim MotoGP di Qatar pada  24 Februari lalu, Maverick Vinales sudah menunggu setidaknya empat bulan untuk bisa kembali ke lintasan.

Setelah update jadwal diumumkan, kini dirinya dan para pebalap lain bisa sedikit bernapas lega karena ada secercah harapan bahwa balapan bisa digelar hingga penghujung tahun 2020.

"Pengumuman pembaruan kalendar 2020 adalah berita hebat! Itu adalah sesuatu yang kami semua tunggu, untuk waktu yang lama, terutama uuntuk penggemar," katanya, dikutip Tribunjogja.com dari laman Crash.net, Senin (15/6/2020).

"Aku pikir mereka (penggemar) mencintai olahraga ini sama besarnya seperti kami, para pebalap, jadi mereka pasti sangat rindu melihatnya," imbuhnya.

Maverick Vinales
Maverick Vinales (elconfidencial.com)

Sama seperti rekan setimnya, Valentino Rossi, Vinales juga mengaku sangat senang mendengar kabar dirinya bisa kembali mengendarai motornya, Yamaha M1.

Dia juga tak sabar untuk bisa bertemu dengan krunya. Pebalap Spanyol ini mengaku jika dia dan timnya sudah tidak bertemu sejak mereka melakukan tes di Qatar.

Selain merindukan tim dan motornya, Vinales juga menilai bahwa balapan musim ini akan menjadi momen yang aneh baginya.

Alasannya adalah karena dia akan melakukan balapan tanpa kehadiran penggemar di sirkuit.

"Ini akan menjadi tahun yang unik, dan ini akan menjadi aneh karena balapan tanpa kehadiran penggemar di trek, setidaknya untuk saat ini," ungkapnya.

Maverick Vinales
Maverick Vinales (via bolasport.com)

"Tapi aku akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kami memberikan pertunjukan yang bagus pada seriap putaran untuk menghibur penggemar yang menonton di rumah," tambahnya.

Selama hampir empat bulan penantiannya, Vinales mendapatkan hikmah karena dia bisa melakukan pemulihan dari cedera pergelangan kaki akibat kecelakaan saat latihan motocross pada 12 Maret lalu, setelah keputusan pembatalan seri Qatar. 

13 seri akan menjadi balapan kelas premier terpendek sejak tahun 1986.

Dengan seri saat yang terkonfirmasi saat ini, gelar juara dunia juga akan menjadi lebih cepat dipastikan. Pada musim-musim sebelumnya, gelar akan bisa dipastikan setelah 12 putaran, tapi musim ini kemungkinan besar akan berubah.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Yoseph Hary W
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved