Breaking News:

Menkopolhukam Mahfud MD: Pilkada 2020 Tidak Boleh Diundur

Di DIY, berdasarkan informasi Gubernur dan juga laporan KPU dan lainnya, DIY siap melaksanakan Pilkada tahun ini.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Kurniatul Hidayah
Menkopolhukam Mahfud MD (kiri) dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (kanan), di Gedung Pracimasana Kompleks Kepatihan, Senin (15/6/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menkopolhukam Mahfud MD melakukan kunjungan kerja ke DIY, Senin (15/6/2020).

Salah satu agenda yang dilakukan yakni memantau kesiapan Pilkada di DIY.

Pada kesempatan tersebut, Mahfud duduk bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, perwakilan KPU DIY, Bawaslu DIY, perwakilan Pemkab Gunungkidul, Sleman, dan Bantul, serta jajaran TNI/Polri membahas Pilkada 2020, di Gedung Pracimasana Kompleks Kepatihan.

Seusai rapat, Mahfud MD didampingi Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan kepada awak media terkait hasil pembicaraan tersebut.

"Saya dengan Sri Sultan bertemu pimpinan KPU DIY, Bawaslu DIY, bersama tiga kabupaten ynag akan menyelenggarakan Pilkada 2020 dengan Danrem dan Kapolda. Memastikan kesiapan bahwa Pilkada serentak akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dengan protokol kesehatan," bebernya.

Ia menegaskan, pandemi Covid-19 tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir sehingga mau tidak mau, pelaksanaan Pilkada tetap harus dilakukan dengan mengindahkan berbagai aturan.

"Kita tidak menunda lagi karena pemerintah dan pemerintahan harus berjalan normal dari pusat sampai daerah, termasuk dengan cara normal yang baru," tambahnya.

Di DIY, lanjutnya, berdasarkan informasi Gubernur dan juga laporan KPU dan lainnya, DIY siap melaksanakan Pilkada tahun ini.

"Secara praktis dan prinsip siap melaksanakan Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan bahwa secara prinsip, DIY telah siap menyelenggarakan Pilkada 2020 yang aman dan sesuai dengan kaidah pencegahan penularan Covid-19.

"Ya kita siap melaksanakan itu karena perencanaan sudah dilakukan dan pelaksanaan itu dimulai hari ini, 15 (Juni) ini. Ya itu saja, tidak diundur lagi," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved