Breaking News:

Dispertaru DIY : Konsultasi Publik Tol Jogja - Solo Molor Karena Pandemi Covid-19

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Suprayitno, membantah jika tahapan pembebasan lahan molor sesuai jadwal.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Miftahul Huda
Kepala Dispertaru DIY Krido Suprayitno, bantah tahapan konsultasi publik molor dari jadwal awal, Senin (15/6/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Konsultasi publik terkait lahan delapan desa yang terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja sudah masuk tahap finalisasi.

Seharusnya, konsultasi delapan desa tersebut sudah selesai April lalu dan segera di ajukan Izin Penetapan Lokasi (IPL) kepada Gubernur DIY.

Lantaran adanya pandemi Covid-19, tahapan itu pun sedikit teganggu.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Suprayitno, membantah jika tahapan pembebasan lahan molor sesuai jadwal.

Pengakuannya, delapan desa tersisa tersebut masih dalam proses rekapan ganti rugi.

Ia masih belum dapat membeberkan nilai rekapan ganti rugi. Karena hari ini pihaknya baru meminta persetujuan biro hukum Pemda DIY.

"Kalau hari ini saya tidak bisa memberikan rincian. Namun yang jelas delapan desa itu sudah selesai semuanya. Besok kami infokan," katanya, disela-sela agendanya di Gedung DPRD DIY, Senin (15/6/2020).

Ia berharap, proses selanjutnya masih sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Namun, jika diruntut, Krido mengatakan proses pengajuan IPL ke Gubernur DIY seharusnya dilakukan pada Mei lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved