Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Potensi Ibu Hamil Saat Pandemi di DIY Capai 14 Ribu

Tak seperti daerah-daerah lain di Indonesia, kekhawatiran terjadinya Baby Boom atau lonjakan angka kelahiran di DIY cukup rendah.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kepala BKKBN DIY, Ukik Kusuma Kurniawan optimis mampu menekan angka kehamilan di DIY, Kamis (11/6/2020) 

"Tapi itu sangat minim jika dibandingkan dengan wilayah lain. Karena mereka juga termasuk pengguna metode MKJP jadi masih relatif aman, hanya 4 persen saya bilang," terang dia.

BKKBN Prediksi Terjadi 420.000 Kehamilan Baru Selama Wabah Covid-19 di Indonesia

Penyebab rendahnya partisipan KB pada bulan Februari tersebut lantaran, sejak itu masyarakat mulai digegerkan dengan isu Covid-19.

Sementara bulan Maret, angka partisipan penggunaan KB kembali meningkat menjadi 370,761 peserta.

Sementara pada Bulan April kembali turun namun angka penurunan cenderung lebih rendah dari bulan Februari yakni menjadi 370,447 atau ada sebanyak 314 yang absen penggunaan KB.

Jika ditotal, sepanjang Januari hingga April kemarin ada 14.669 peserta KB yang absen dan berpotensi mengalami kehamilan.

"Untuk mencegah semakin meluas, kami ada regulasi baru terkait pelayanan KB dimasa pandemi Covid-19," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved