Breaking News:

Mike Pompeo Bakal Tampil Bersama Presiden Taiwan & Aktivis Hong Kong, China Disebut Bakal Gerah

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan berpidato di forum demokrasi minggu depan yang juga akan dihadiri oleh Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan aktivi

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
via South China Morning Post
Bendera Amerika dan China 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan berpidato di forum demokrasi minggu depan yang juga akan dihadiri oleh Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan aktivis Hong Kong Joshua Wong, kombinasi yang pasti akan membuat marah China.

Penampilan mereka di Copenhagen Democracy Forum, di mana Uni Eropa akan diwakili oleh wakil presiden Komisi Eropa Vera Jourova, akan memberi Tsai momen dalam sorotan internasional.

China telah berulang kali menuduh AS mencampuri urusan Taiwan dan Hong Kong, dengan Tsai dan Wong menjadi target reguler untuk pengaduan media pemerintah.

Peristiwa itu terjadi ketika pemerintah Cina telah berusaha memperketat cengkeramannya pada Hong Kong melalui undang-undang keamanan nasional yang baru, dan telah meningkatkan retorikanya atas Taiwan setelah pemilihan Tsai untuk masa jabatan kedua di tengah meningkatnya sentimen anti-Beijing di pulau itu.

Dapat dipahami bahwa Tsai akan memberikan pidato rekaman video 10 menit, karena kekhawatiran waktu pada acara virtual yang diadakan Kamis dan Jumat mendatang.

Pompeo, pada bagiannya, akan berbicara tentang "China dan tantangan untuk masyarakat bebas".

Pompeo telah berusaha membangun sebuah front persatuan dengan para pembuat kebijakan Eropa untuk menahan Tiongkok, meskipun Presiden AS Donald Trump bentrok dengan sekutu tradisional AS.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo (Win McNamee / Getty Images North America / AFP)

Outlet media pemerintah Cina telah meluncurkan serangkaian serangan terhadap Pompeo setelah dia mulai menyalahkan China atas pandemi Covid-19.

Penyiar negara China, CCTV, menyebutnya sebagai "musuh bersama umat manusia" setelah ia menuduh Partai Komunis Tiongkok salah menangani wabah selama wawancara dengan Fox News.

Komentar lain, dirilis oleh Radio Nasional China, menyebutnya seorang politisi jahat yang berbohong dan menggertak. Ia menambahkan: "Orang-orang Amerika 'menjadi hebat kembali' hanya dapat dilihat sebagai lelucon."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved