Breaking News:

Wabah Virus Corona

Hasil Penelitian Mengungkap Bagaimana Cara Virus Corona Menyebar di Dalam Pesawat

Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena dalam tempat tertutup seperti pesawat, Virus Corona akan mudah menyebar.

Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Ilustrasi 

The New England Journal of Medicine menyebutkan, kriteria yang ditetapkan WHO ini berhasil mengurangi risiko penularan SARS yang mewabah beberapa waktu lalu sebanyak 45 persen.

Namun, di pesawat, penumpang kerap tidak diam di bangkunya. Ada yang melakukan peregangan kaki, mengambil majalah dari bangku di depannya, atau berjalan ke toilet.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Terinspirasi dari kebiasaan tersebut, sekelompok peneliti kesehatan masyarakat mempelajari pergerakan acak penumpang dan risikonya terinfeksi penyakit.

FlyHealthy Research Team, begitu nama kelompok peneliti tersebut, mengobservasi perilaku penumpang dan kru kabin dari 10 rute dari Amerika Serikat dengan rentang waktu 3,5 hingga 5 jam penerbangan.

Segini Jumlah Vaksin Virus Corona yang Dibutuhkan Indonesia untuk Akhiri Wabah Covid-19

 
Observasi tersebut tak hanya dilakukan untuk mengamati perilaku penumpang, tetapi juga bagaimana perilaku tersebut berefek pada penumpang lainnya karena kontak fisik.

Para peneliti ingin mengestimasi sebanyak apa kedekatan fisik yang menimbulkan transmisi penyakit di dalam penerbangan. “Misal Anda duduk di kursi bagian gang (aisle) dan saya berjalan ke toilet.

Kita akan berada di dalam jarak yang dekat, sekitar satu meter. Jika saya terinfeksi, saya bisa mentransmisikan penyakit tersebut kepada Anda,” tutur Howard Weiss, Profesor Biologi dan Matematika di Penn State University.

Studi yang dilakukan pada 2018 tersebut membuktikan bahwa mayoritas penumpang meninggalkan bangkunya untuk dua hal, yaitu berjalan ke toilet atau mengecek tempat penyimpanan barang di atas kepala.

Sebanyak 38 persen penumpang meninggalkan bangkunya setidaknya sekali. Sementara itu, sebanyak 24 persen penumpang meninggalkan bangku lebih dari sekali. Sisanya, sebanyak 38 persen penumpang tidak beranjak dari bangkunya sama sekali.

Bangku dekat jendela

Ilustrasi
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK/MATEJ KASTELIC)
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved