Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Pemohon Kartu AK-1 Kota Yogyakarta Belum Alami Peningkatan Jelang New Normal

Jumlah pencari Kartu Tanda Pencari Kerja atau AK-1 di Kota Yogyakarta belum mengalami peningkatan yang signifikan jelang new normal.

TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri
Pemohon kartu AK-1 yang sedang mengisi form. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumlah pemohon di Kota Yogyakarta yang ingin mencari Kartu Tanda Pencari Kerja atau AK-1 belum mengalami peningkatan yang signifikan menjelang fase new normal.

Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Lusiningsih mengatakan, hal ini karena masih dalam masa transisi, dimana pekerja banyak yang dirumahkan sehingga statusnya belum jelas antara kembali dipekerjakan atau di PHK.

"Kami akan memberikan peluang bagi orang-orang yang terkena PHK dan akan menjadi prioritas kami," ucapnya saat ditemui Tribunjogja.com di ruang kerjanya Selasa (9/6/2020).

Simak, Ini Prosedur dan Persyaratan untuk Membuat Kartu Kuning di Kota Yogyakarta

"Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami sebenarnya juga tetap memantau bagaimana perkembangan perusahaan kedepannya karena memang hampir 80-90 persen perusahaan saat ini berhenti sementara. Kami akan lihat perkembangan kedepannya dulu menjelang new normal. Pergerakannya seperti apa masih kami pantau," sambung Lusiningsih.

Pelayanan untuk mencari kartu AK-1 tentunya juga dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

Diantaranya dengan melakukan pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer, pembatasan di ruang antrian maksimal 5 orang, pemberian sekat di meja antrian serta mewajibkan menggunakan masker.

Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kesehatan bagi pemohon dan petugas yang melayani.

Pemohon yang mencari kartu AK-1 di Kota Yogyakarta kebanyakan didominasi dari jenjang pendidikan SMK dan S-1.

Pasien Anak 13 Tahun Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

"Kebanyakan dari SMK dan S-1. Tapi kebanyakan SMK karena mereka yang siap kerja kalau SMA masih berfikir kedepannya ada rencana ingin melanjutkan kuliah. Namun tidak semua siap kerja jadi kami juga memberikan pembekalan dulu sebelum diterjunkan ke dunia kerja," jelasnya.

Dia mengatakan, terkadang pemohon yang mencari kartu AK-1 ini juga tidak melakukan konfirmasi jika sudah mendapatkan pekerjaan.

"Walaupun mereka sudah mendapatkan pekerjaan, seharusnya juga memberitahukan ke kami sehingga kami dapat melakukan pelaporan perkembangan tiap bulan," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved